Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 31757 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Eliza Meivita; Pembimbing: Toha Muhaimin, Indang Trihandini; Penguji: Artha Prabawa, Teguh Pambudi
Abstrak:

ABSTRAK Latar belakang : Berdasarkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran, dokter dan dokter gigi yang mernberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat wajib memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat lzin Praktik (SIP) sebagai dasar legalitasnya. Semakin lama jumlah dokter yang melakukan registrasi semakin meningkat, yaitu pada tahun 2011 sebanyak 125.264 dan tahun 2012 sebanyak 135,739. Namun dalam pelaksanaannya untuk melakukan registrasi masih dirasakan kurang efektif dan efisien karena didalam proses pemberkasan memerlukan waktu yang lama. Oleh karena itu, sesuai dengan Keputusan Konsil Kedokteran Indonesia No. 38/KKI/KEP/IX/2007, bahwa diperlukan cara registrasi dokter dan dokter gigi secara terpadu (online) menggunakan sistem yang terintegrasi, mudah, aman, serta dapat diakses secara berjenjang oleh banyak pihak, terutama yang berkepentingan dengan data dokter dan dokter gigi. Tujuan : Mengembangkan prototype sistem informasi registrasi online yang sesuai dengan kebutuhan KKI. Metode : menggunakan metode kualitatif dan System Development Life Cycle (SDLC). Hasil : Dengan dikembangkannya sistem informasi registrasi online, maka KKI dapat mempersingkat waktu registrasi dan meminimalkan proses pemberkasan. Selain itu dokter, dokter gigi, dokter spesialis, serta dokter gigi spesialis dapat melakukan proses registrasi dengan mudah dan kapan saja. Kesimpulan : Pengembangan sistem informasi ini menghasilkan data registrasi dokter secara cepat dan akurat. KKI juga dapat melakukan pertukaran data dengan stakeholder lainnya.

 ABSTRACT Background: Based on Law Number 29 Year 2004 on the Practice of Medical, doctors and dentists who give health services to the public must have a Certificate of Registration (STR) and Surat License Practice (SIP) as the basis for its legality. The longer the number of doctors who perform registration increases, ie as many as 125 264 in 2011 and in 2012 as many as 135.739. However in practice to register is still perceived as less effective and efficient in the process of filing takes a long time. Therefore, according to the Indonesian Medical Council Decision No. 38/KKI/KEP/IX/2007, that takes way the registration of doctors and dentists in an integrated (online) use a system of integrated, easy, safe, and accessible in stages by many, especially those concerned with the data physicians and dentists. Objective: Develop a prototype system online registration information in accordance with the needs of KKI. Method: using qualitative methods and the System Development Life Cycle (SDLC). Results: With the development of information systems online registration, the KKI can shorten the time of registration and filing process minimizes. Besides doctors, dentists, specialists and dental specialists can make the registration process easily and at any time. Conclusion: The development of the information system generate registration data clinicians quickly and accurately. KKI also be able to exchange data with other stakeholders.

Read More
T-3858
Depok : FKM UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sigit Dwisaputro; Pembimbing: Popy Yuniar; Penguji: Puput Oktamianti, Rico Kurniawan, Yenny Sulistyowati, Reza Widianto Sudjud
Abstrak:

Uji kompetensi merupakan tahapan krusial dalam menjamin mutu dan standar kompetensi dokter spesialis di Indonesia. Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) sebagai lembaga penyelenggara menghadapi tantangan dalam operasionalisasi sistem ujian, terutama terkait keterbatasan aplikasi yang digunakan saat ini, seperti antarmuka yang tidak ramah pengguna, kesalahan input data, dan ketidakkonsistenan format. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sebuah prototype sistem informasi berbasis web yang lebih terstruktur, efisien, dan mudah digunakan, dimulai dari tahap pendaftaran hingga pencetakan sertifikat kompetensi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi terhadap pemangku kepentingan, serta menggunakan model System Development Life Cycle (SDLC) prototyping. Hasil penelitian berupa prototype sistem informasi uji kompetensi dokter spesialis yang telah diuji coba menggunakan metode blackbox menunjukkan peningkatan kemudahan penggunaan dan akurasi pengolahan data. Sistem ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan uji kompetensi dan menjadi landasan pengembangan sistem informasi KKI ke depan.


 

Competency testing is a crucial stage in ensuring the quality and competency standards of specialist doctors in Indonesia. The Indonesian Health Council (KKI) as the organizing institution faces challenges in the operationalization of the examination system, especially related to the limitations of the applications currently used, such as an unfriendly user interface, data input errors, and format inconsistencies. This study aims to develop a prototype of a web-based information system that is more structured, efficient, and easy to use, starting from the registration stage to obtaining a competency certificate. The research method uses a qualitative approach with interview and observation techniques for stakeholders, and uses the System Development Life Cycle (SDLC) prototype model. The results of the study in the form of a prototype of a specialist doctor competency test information system that has been tested using the blackbox method show an increase in ease of use and accuracy of data processing. This system is expected to be able to improve the quality of competency test implementation and become the basis for the development of the KKI information system in the future.

 

Read More
T-7313
Depok : FKM UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Jesa Nuhgroho; Pembimbing: Tris Eryando; Penguji: Popy Yuniar Raden Bagus Irwan Ruswandi, Dwita Ratih Fitriani
Abstrak:
Dengan ditetapkan registrasi pangan olahan berbasis risiko maka dibutuhkan data dan informasi tentang produk pangan terdaftar dan proses perizinannya. Berdasarkan hal tersebut dibutuhkan suatu sistem pelaporan pangan olahan terdaftar dalam rangka pengawasan keamanan pangan untuk menjamin pangan olahan yang aman, bermutu, dan berdaya saing. Metode System Development Life Cycle (SDLC) digunakan dalam pembuatan prototype pelaporan berbasis web dilanjutkan dengan analisis kebutuhan sistem menggunakan metode studi kasus pada Direktorat Registrasi Pangan Olahan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Prototype tersebut akan diintegrasikan ke dalam Sistem Registrasi Pangan Olahan Berbasis Risiko dan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk melakukan pemantauan kinerja, pengambilan kebijakan dan penyusunan strategi organisasi.

With the stipulation of risk-based processed food, data and information on registered food products and the licensing process are needed. Based on this, a registered food reporting system is needed in the context of food safety supervision to ensure safe, quality, and competitive processed food. The System Development Life Cycle (SDLC) method is used in the manufacture of a web-based reporting prototype followed by a system requirements analysis using the case study method at the Directorate of Processed Food Registration of the Food and Drug Supervisory Agency of the Republic of Indonesia. The prototype will be integrated into the Risk-Based Processed Food Registration System and is expected to be used to monitor, make policy, and formulate organizational strategies.
Read More
T-6608
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Najmi Komariyah; Pembimbing : Martya Rahmaniati Makful; Penguji : Artha Prabawa, Thafsin Alfarizi, Etik Reno Wiyati
Abstrak: Jumlah jamaah umrah setiap tahun meningkat. Berdasarkan data Pusat Kesehatan Haji, jamaah umrah sakit yang terlaporkan sampai bulan Mei tahun 2015 sebanyak 11 orang dan kematian 1 orang. Sebelum berangkat ke Arab Saudi jamaah diwajibkan untuk melakukan vaksinasi Meningitis Meningokokus. Pelayanan vaksinasi ini dapat dimanfaatkan sebagai pencatatan data kesehatan jamaah umrah. Sistem informasi yang ada saat ini belum dapat digunakan sesuai kebutuhan pelayanan vaksinasi umrah, pencatatan dan pelaporan masih manual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi pelayanan vaksin umrah yang mampu mendukung pelayanan dan pengelolaan vaksin serta memberikan informasi kesehatan jamaah umrah sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi. Peneliti menggunakan pendekatan SDLC dengan mengidentifikasi sistem yang berjalan dan kebutuhan pengembangan sistem. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan telaah dokumen di Kantor Kesehatan Pelabuhan Banten. Masalah pada sistem informasi yang teridentifikasi pada komponen input, proses, output dan basis data. Dengan dikembangkannya aplikasi sistem informasi ini data tersimpan kedalam database sehingga lebih aman dan dapat memudahkan dalam pengolahan data. Aplikasi menghasilkan informasi kesehatan jamaah umrah dan laporan pelaksanaan pelayanan vaksin umrah. Rekomendasi dimasa yang akan datang Pusat Kesehatan Haji perlu membuat peraturan penyelenggaraan kesehatan umrah dan aplikasi yang dikembangkan disosialisasikan melalui pertemuan maupun video yang diunggah kedalam website aplikasi. Kata kunci: pelayanan vaksin umrah, kesehatan jamaah umrah, sistem informasi kesehatan jamaah umrah.
Read More
T-4828
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eddy Purwanto; Pembimbing: Indang Trihandini, Artha Prabawa; Penguji: Meiwita P. Budiharsana, Soewarta Kosen, Didik Budijanto
Abstrak:
Tesis ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe sistem informasi pengusulan proposal Risbin lptekdok berbasis layanan web dengan mengidentifikasi terlebih dahulu sistem berjalan. Tahapan pengembangan sistem yang dilakukan berdasarkan metode incremental adalah analisis kebutuhan, desain, pengkodean serta ujicoba sistem. Pengumpulan data yang dilakukan dalam pengembangan sistem informasi ini melalui wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen, serta dilakukan studi kelayakan untuk mendukung tahap perencanaan. Hasil analisis didapatkan adanya peluang pengembangan sistem informasi untuk rnembantu pelaksanaan kegiatan Risbin Iptekdok. Ditemukan juga adanya permasalahan pada proses pengusulan proposal. Berdasarkan permasalahan tersebut disusunlah basis data, rancangan antar muka dan petunjuk pelaksanaan sistem informasi Risbin Iptekdok.

This thesis aims to develop a prototype for web based services medical science research proposal submission information system by identifying the current system first. Phase of system development is done based on incremental methods of requirements analysis, design, coding and testing the system. Data collection was performed within this information system development through in-depth interviews, observation and document review, and conducted feasibility studies to support the planning phase. Analysis found that there are opportunities for development of information systems implementation to assist activities on medical science research. Also discovered that there are problems in the process of proposal submission. Based on these problems compiled database, interface design and guidelines for the information system.
Read More
T-3247
Depok : FKM UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nusli Imansyah; Pembimbing: Tris Eryando, Indang Trihandini
T-1986
Depok : FKM UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Haditya Leorahmadi Murki; Pembimbing: Sabarinah Prasetyo; Penguji: Popy Yuniar, Renti Mahkota, Boga Hardana, Abdurahman
Abstrak: Tesis ini membahas tentang pengembangan sistem informasi surveilans Penyakityang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) yang dikonfirmasi oleh laboratoriumdengan berbasis Web. Hal ini dilatarbelakangi saat ini pemberantasan penyakitmenular merupakan suatu hal penting yang harus didukung dengan sarana yangsesuai. Untuk itu suatu negara harus mengembangkan, memperkuat, danmemelihara kemampuan untuk mendeteksi, menilai dan melaporkan kejadianpenyakit menular. Sistem surveilans dengan berbasis Web dan terintegrasi dapatmendukung dan memperkuat kegiatan surveilans PD3I yang ada sekarang.Penelitian ini mengenali permasalahan dengan pendekatan sistem. Rancangannyaadalah riset operasional. Pengumpulan data dengan wawancara mendalam,observasi dan telaah dokumen dilanjutkan dengan analisis konten. Hasil penelitianmenemukan terputus informasi di dalam hirarki pelaporan yang berjalan saat inisehingga tidak tepat waktu untuk sampai di pusat. Sistem pelaporan berjenjangmemakan waktu lama. Pengembangan sistem informasi yang terintegrasi yang saatini berupa prototype harus terus dikembangkan dan perlunya komitmen dari semuapihak dapat memperbaiki surveilans PD3I dengan konfirmasi lab sehinggapenanganan kasus dapat dilakukan segera dan mencegah penyebaran penyakit.Kata kunci : Sistem Informasi PD3I, Surveilans, Konfirmasi Lab
This thesis discusses about developing surveillance information system on VaccinePreventable Diseases (VPD) which are confirmed by laboratory examination andwhich are web based. Its background is that controlling communicable diseases isin important issue that has to be supported with appropriate structures. Therefore, acountry should develop, strengthen, and maintain its capacity to detect, asses andreport communicable disease events. An integrated web based surveillance systemcan support and strengthen the existing VPD surveillance activities.This research recognizes problems with a system approach. Its design is operationalresearch. Data are collected through deep interview, observation and documentreview, which are continued with content analysis. Research results show that thereis an information gap at the report hierarchy in the existing system, so that datareach the central level not in timely manner. Cascade reporting system takes a longtime. Developing integrated information system as prototype and strongcommitment from related parties can improve VPD surveillance with labconfirmation, so that case management can be performed immediately and furtherspread of the disease can be prevented.Keywords: VPD Information System, Surveillance, Lab Confirm.
Read More
T-4586
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ayu Citra Wangsanita; Pembimbing: Tris Eryando; Penguji: R. Sutiawan, Nur Abadi, Yana Yojana
Abstrak: Pencatatan dan pelaporan peserta internsip saat ini masih manual, yaitu baik olehpeserta, pendamping, wahana dan Komite Internsip Dokter Indonesia. Haltersebut menyebabkan masih sulitnya data diolah, karena belum ada basis datayang dapat digunakan untuk mengeluarkan informasi yang dibutuhkan. Penelitianini merancang sistem pencatatan dan pelaporan peserta internsip yang mampumenyediakan data dan informasi dari seluruh wahana. Metodologi yangdigunakan dalam pengembangan sistem ini adalah Prototype. Data dikelolamelalui cara telaah dokumen dan wawancara mendalam. Sistem yangdikembangakan membantu peserta, pendamping, wahana dan Komite InternsipDokter Indonesia sejak registrasi pencatatan sampai dengan pelaporan dansertifikasi. Banyak informasi yang dihasilkan dari basis data seperti: indikatorkinerja bagi peserta internsip, pendamping dan wahana. Pengejawantahan sistemdapat terlaksana dengan baik jika didukung oleh aspek manusia, keuangan,material, metode, mesin dan legal telah dipersiapkan. Agar berjalan optimal, perlukebijakan untuk mendukung pemanfaatan teknologi komputer di wahana, sertamekanisme pengiriman data secara manual apabila terjadi kelumpuhan padajaringan internet.Kata Kunci : Prototipe, Sistem Pencatatan dan Pelaporan, Program InternsipDokter Indonesia
The activities of recording and reporting of participants internship havebeendone manually by the participants, supervisor, health facilities and theIndonesia Committee of Internship Doctor. This causes the difficulty ofprocessing data since there is no database availabe that can be used to issue theneeded information. It is important to conduct a research in order to design asystem for recording and reporting internship participants that can provide dataand information from all the health facilities, using the prototype methodology.Data is managed by analysing documentandconducting in-depth interviews. Thedevelopment of the sistem is aimed to help participants, supervisor, healthfacilities and the Indonesia Committee of Internship Doctor, starting formrecording registration until reporting and certification. Many information can bedeveloped from database such as: performance indicator for participantsinternship, supervisor and health facility. The implementation of the system canbe implemented properly if it is supported by human, financial, material, method,machine and legal aspects. In order to run the system optimally, it need policies tosupport the use of computer technology in health facilities, as well as the deliverymechanism for data manually in case of paralysis on the Internet.Keywords: Prototype; Recording and reporting system; The IndonesiaInternship Doctor Program
Read More
T-4350
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Osep Hernandi; Pembimbing: Luknis Sabri; Penguji: Kemal Nazaruddin Siregar
T-1628
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Totok Subianto; Pembimbing: Kemal Nazaruddin Siregar; Penguji: R. Sutiawan, Ahmad Syafiq, Ade Surisno, Ida Hafrida
Abstrak:

Permasalahan kesehatan masyarakat terkait pelaksanaan kegiatan deteksi tumbuh kembang anak di Kabupaten Nunukan adalah rendahnya jumlah anak yang dideteksi tumbuh kembang. Jumlah anak yang dideteksi tumbuh kembang pada tahun 2007 sebesar 23,5% (target pada standart pelayanan minimal = 90%). Rendahnya cakupan anak yang di deteksi menyebabkan beberapa anak yang tidak datang lepas dari pengamatan, sehingga perubahan tumbuh kembang tidak bisa terdeteksi secara berkala. Kejadian tersebut menyebabkan kejadian gangguan tumbuh kembang tidak bisa diketahui secara cepat dan akurat. Akibatnya anak terlambat untuk dirujuk ke tempat pelayanan kesehatan lanjutan karena kejadiannya lambat diketahui. Sistem informasi pemantauan gangguan tumbuh kembang anak yang sedang berjalan belum bisa menjawab kebutuhan manajemen program, sehingga penelitian ini bertujuan agar tersusun model sistem pemantauan yang efektif dan efisien dengan prototipe program dan basis data sehingga dapat mendukung manajemen program. Prototipe diharapkan dapat menghasilkan laporan tepat waktu, cakupan indikator tumbuh kembang anak yang lebih valid, daftar kasus yang terinci, jumlah anak yang melakukan deteksi secara rutin, daftar anak yang harus dideteksi dan informasi keberadaan tenaga terlatih di posyandu, TK dan puskesmas. Rancangan penelitian ini menggunakan metodologi pengembangan sistem dengan metode incremental yaitu menggabungkan elemen-elemen dalam model berurutan linear dengan filosofi iteratif dari metode prototipe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pemantauan gangguan tumbuh kembang anak di Kabupaten Nunukan belum berjalan sesuai pedoman. Tenaga pelaksana belum melibatkan kader dan guru TK, keluaran sistem belum menghasilkan informasi kasus baru atau lama, jumlah anak yang dideteksi secara rutin dan persen puskesmas, posyandu dan TK dengan tenaga terlatih. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa 1)Rendahnya cakupan deteksi disebabkan karena belum ada keterlibatan masyarakat dan lintas sektor terkait dalam kegiatan ini. 2) Sistem informasi yang dikembangkan menggunakan visual programming dengan database dari SQL, agar dapat ditanam di website. 3)Sistem baru dapat menghasilkan indikator input, proses dan output yang lebih valid dan lebih cepat. 4) Menghasilkan daftar sasaran yang harus dideteksi tumbuh kembang secara rinci sehingga permasalahan pemantauan gangguan tumbuh kembang anak di Kabupaten Nunukan dapat terselesaikan.


It has already known that the problems of publich health about development and growth monitoring abnormally children program in Nunukan Regency on 2007th is the descent number of the children who detected development and growth. The number of the children who detected development and growth on 2007th is 23,5% (minimum standart = 90%). The descent of the children who detected coverage to make some children who don?t come to detection and stimulation place out of evaluation, so that development and growth change can?t detection regularly. It has to make the children development and growth abnormal can not known on time and accurately. The impact it, the children late revered to the publich health serveice, because it has to late to known. The information system development to monitor development and growth abnormally children in Nunukan Regency can not given yet manajemen program demand., so that this research goal is to create effective and efficient monitoring system with prototype and basis data so that be able to support manajemen program. Prototype be hoped can to produce routine and incidental report, development and growth indicator program more valid, listing case detail, number of the children who detected routinely, the children listing who have to detected and man power. This research design to develop system with incremental and iterative model to add elemens in the linear structure. Result of this research known that monitor abnormal development and growth children in Nunukan Regency haven?t been doing like the guidens program yet. Kader posyandu and kindergarden teacher not joint this program yet, output system not result 1) old and new case information 2) number of children to detected routinely and 3) persen posyandu, kindergarden and puskesmas with man power have trained. This research conclussion to show that 1) Descent of children detected coverage, because kader and another departemet not joined this program yet 2) The information system development with visual programming and SQL database in order to upload website. 3) New system able to produce indicator input, proses and output more valid and fastly. 4) Produce children listing who have to detected development and growth detail so that the problem of abnormal development and growth children in Nunukan Regency can to solved.

Read More
T-3038
Depok : FKM-UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive