Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 148 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Meilisa; Pembimbing: Ratna Djuwita; Penguji: Tri Yunis Miko Wahyono, Sudarto Ronoatmodjo, Pratono
Abstrak:
Kejadian depresi pada pasien HIV di Indonesia mencapai 60% dari total kasus. Depresi adalah masalah psikososial terbesar pada pasien HIV akibat multi stressor yang membuat pasien tidak dapat mempertahankan pengobatan ARV. Pasien HIV yang depresi akan mengalami penurunan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan depresi dengan kualitas hidup pasien HIV yang menjalani terapi ARV di puskesmas layanan PDP Kota Bukittinggi tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain studi crosssectional yang dilaksanakan pada bulan Maret s/d Mei 2023 dengan besar sampel sebesar 76 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien HIV yang depresi berisiko 4,06 kali (95% CI 1,06 – 15,40) memiliki persepsi kualitas hidup buruk setelah dikontrol variabel umur, status pernikahan, transmisi HIV dan lama terapi ARV.

The prevalence of depression in HIV patients are 60% of total cases. Depression is the biggest psychosocial problem in HIV patients due to multiple stressor that makes patients unable to maintain ARV therapy. HIV patients who are depressed will decrease in quality of life. Study aims to determine relationship between depression and quality of life of HIV patients with ARV therapy at public health centre of CST in Bukittinggi at 2023. This study used crosssectional study design that conducted from March to May 2023 with sample size of 76 people. The result of this study showed that depression in HIV patients give a risk about 4,06 (95% CI 1,06 – 15,40) having a poor of quality of life after controlling of age, marital status, HIV transmission and duration of ARV therapy.
Read More
T-6591
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Faiza Yuniati; Promotor: Amal Chalik, Sjaaf; Kopromotor: Anhari Achadi, Budi Hidayat; Penguji: Meiwita Budiharsana, Mardiati Nadjib, Purnawan Junadi, Trihono, Harimat Hendrawan
Abstrak:
Perubahan dinamis di berbagai aspek merupakan salah satu pertimbangan perlunya penilaian kualitas hidup penduduk usia produktif yang merupakan sumber daya manusia utama. Tujuan penelitian ini adalah mengkonstruksi instrumen penilaian kualitas hidup berdasarkan 7 domain yaitu kesejahteraan, kesehatan umum, fisik, mental, lingkungan sosial, partisipasi di masyarakat dan keagamaan; serta mengetahui determinan yang berpengaruh terhadap perubahan kualitas hidup. Penelitian ini merupakan studi kohort menggunakan data IFLS 2007- 2014. Populasi target adalah individu usia 15-57 tahun (baseline) dengan jumlah sampel sebanyak 8920 orang yang memenuhi kriteria aktivitas utama bukan sekolah dan diikuti sampai tahu 2014. Confirmatory Factor Analysis digunakan untuk menguji validitas dan reliabilitas konstruk instrumen kualitas hidup. Determinan perubahan kualitas hidup di analisis dengan regresi linier. Hasil studi membuktikan bahwa terjadi penurunan kualitas hidup penduduk usia produktif dalam kurun waktu 7 tahun follow up. Penurunan rata-rata skor kualitas hidup tersebut sebesar 2,87 poin. Diketahui terdapat 4 domain kualitas hidup yang mengalami penurunan skor yaitu domain kesehatan umum, fisik, mental dan lingkungan sosial. Morbiditas akut dan indeks massa tubuh yang tinggi merupakan faktor dominan yang mempengaruhi penurunan kualitas hidup. Perlu dilakukan survei nasional penilaian multidimensional kualitas hidup penduduk usia produktif di Indonesia. Upaya preventif, promotif, menjaga berat badan dalam ambang normal dengan berperilaku hidup sehat dan gizi seimbang dapat mencegah morbiditas dan berat badan lebih.
Read More
D-418
Depok : FKM-UI, 2020
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Zurayya Fadila; Pembimbing: Milla Herdayati, Besral; Penguji: Toha Muhaimin, Rahmadewi, Chandra Rudyanto
Abstrak: Angka kematian bayi (AKB) merupakan indikator derajat kesehatan dan sebagai informasi penting tentang kesehatan ibu dan bayi. AKB Indonesia pada tahun 2017 sebesar 24 kematian bayi per 1000 kelahiran hidup masih tinggi, jika dibandingkan dengan negara-negara yang berada di Asia dan memiliki sosial ekonomi yang tidak jauh berbeda dengan Indonesia seperti Sri Lanka, Filipina dan Vietnam. Permasalahan kematian bayi juga tidak dapat dilepaskan dari ketahanan hidup bayi, karena AKB merupakan cerminan dari lamanya bayi bertahan sejak dilahirkan. Berat badan bayi saat dilahirkan merupakan salah satu faktor penting yang erat kaitannya dengan kematian bayi. Terdapat beberapa variabel yang berhubungan dengan kematian bayi, diantaranya faktor maternal, faktor sosial ekonomi, faktor kontaminasi lingkungan, dan upaya pengendalian penyakit individu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berat badan lahir rendah terhadap ketahanan hidup bayi di Indonesia. Desain studi dalam penelitian ini adalah kohort retrospektif dan jumlah total sampel penelitian ini adalah 13.488. Bagi Ibu yang memiliki bayi agar memperhatikan pemberian nutrisi yang cukup dan memberikan makanan bergizi seimbang kepada anak, salah satunya degan pemberian ASI eksklusif
Read More
T-5507
Depok : FKM UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Agustina Sukmasari; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Anhari Achadi, Indang Trihandini, Didik Supriyono, Siti Masitoh
Abstrak: Keeratan korelasi antar domain didapatkan melalui uji parsial korelasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa secara umum persepsi kualitas hidup lansia dan kepuasan lansia akan kesehatan dirinya di wilayah puskesmas Kabupaten Bogor adalah biasa-biasa saja. Instrumen WHOQOL-BREF yang telah dimodifikasi valid dan reliabel untuk mengukur kualitas hidup lansia. Domain psikologis merupakan prediktor terbaik untuk kualitas hidup secara umum. Diantara ke empat domain WHOQOL-BREF yang memiliki keeratan korelasi antar domain adalah hubungan sosial dan lingkungan. Peneliti menyarankan agar mempertimbangkan kualitas hidup dalam melakukan evaluasi kebijakan maupun program.
Read More
T-5591
Depok : FKM UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurul Fitriani; Pembimbing: Bambang Sutrisana, Syahrizal; Penguji: Nugraha Utama Pelupessy
Abstrak: Kanker ovarium adalah salah satu kanker ginekologi yang paling umum terjadi dan menempat urutan ketiga setelah kanker serviks dan kanker uterus. Sebagian besar kasus kanker ovarium
Read More
T-5809
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Umi Fikria Arif; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Mardiati Nadjib, Dumilah Ayuningtyas, Jusuf Kristianto, Fauzy Masjhur
Abstrak: LATAR BELAKANG: Meskipun dengan penambahan mesin, peningkatan utilisasi dan kunjungan unit hemodialisis Rumah Sakit Baiturrahim Jambi, namun masih banyak masalah terkait fasilitas, dana, pelayanan dan keluhan pasien hemodialisis. TUJUAN: Mengetahui mutu pelayanan unit hemodialisis Rumah Sakit Baiturrahim Jambi dan memperoleh gambaran kualitas hidup pasien yang menjalani hemodialisis di Rumah Sakit Baiturrahim Jambi Tahun 2019. METODE: Penelitian kualitatif dan kuantitatif deskriptif analitik potong lintang dengan menggambarkan mutu pelayanan unit hemodialisis dari segi struktur, proses dan outcome. Dilakukan dengan wawancara mendalam dengan 8 informan terpilih, observasi dan Focus Group Discussion. Kualitas hidup pasien dari 96 pasien HD dilakukan menggunakan kuesioner EQ-5D-5L. HASIL: RS Baiturrahim kekurangan 1 orang dokter spesialis penyakit dalam dan 11 perawat terlatih, 2 dari 5 SPO yang diobservasi belum dilaksanakan dengan optimal, (58,3% dan 72,2%), konseling dan monitoring juga belum optimal. Dari 96 pasien HD yang memiliki kualitas hidup baik sebanyak 62 pasien (64.58%), sedangkan pasien yang memiliki kualitas hidup kurang baik sebanyak 34 pasien (35,41) %. Domain dengan nilai 1 (tidak ada masalah) paling banyak adalah merawat diri (51 pasien, 53%), Sedangkan domain dengan nilai 5 (amat sangat bermasalah) terdapat pada domain kegiatan harian dan rasa cemas (7 pasien, 7%). KESIMPULAN: Mutu Pelayanan unit hemodialisis belum optimal, dan kualitas hidup pasien hemodialisis mayoritas baik.
Read More
B-2138
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Silfia Dini Pratiwi; Pembimbing: Ratna Djuwita; Penguji: Sudarto Ronoatmodjo, Dwi Hapsari Tjandrarini
Abstrak: Kesehatan mental yang terganggu merupakan salah satu faktor risiko utama penyebab kesakitan dan kematian pada remaja. Gejala gangguan mental dapat berupa ansietas atau kecemasan, depresi, gangguan tidur, ide bunuh diri atau menyakiti diri sendiri dan percobaan bunuh diri. Kondisi mental yang buruk merupakan masalah kesehatan yang berat, khususnya pada remaja. Kesehatan mental dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk perilaku sehari-hari dan gaya hidup individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gaya hidup dengan kesehatan mental remaja sekolah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder Global School-Based Student Health Survey (GSHS) Indonesia tahun 2015. Populasi penelitian ini adalah 9.628 remaja sekolah tingkat SMP dan SMA berusia 11-18 tahun di Indonesia. Sampel penelitian ini didapat dengan metode total sampling. Analisis hubungan gaya hidup dengan kesehatan mental remaja sekolah di Indonesia pada penelitian ini menggunakan analisis multivariat cox regresi dan besar asosiasi dinyatakan dengan Prevalence Ratio (PR) dengan 95% Confindence Interval (CI). Prevalensi remaja sekolah di Indonesia yang mengalami gangguan kesehatan mental sebesar 9,4%. Hasil uji analisis mutivariat menunjukan ada hubungan bermakna antara gaya hidup dengan kesehatan mental remaja sekolah di Indonesia 1,47 (95%CI: 1,31 - 1,65) setelah dikontrol dengan jenis kelamin, status sosialekonomi dan bullying. Pihak sekolah dan orang tua disarankan bekerjasama untuk mencegah gangguan kesehatan mental pada remaja dengan melakukan pendekatan pada anak untuk mengetahui permasalahan yang dirasakan dengan menjalin kedekatan antar anggota keluarga agar komunikasi dapat terjalin dengan baik dan memberikan makanan bergizi tinggi pada anak dan mendorong anak untuk melakukan olah raga dan aktivitas fisik secara rutin agar terhindar dari perilaku menetap yang tinggi.
Mental health disorders are one of the main risk factors for causing pain and death in adolescents. Symptoms of mental health disorders can be anxiety, depression, sleep disorders, suicidal or self-harm ideas and attempted suicide. Poor mental health is a severe health problem, especially in adolescents. Mental health is affected by multiple factors, including daily behavior and individual lifestyle. This study aims to find out the relationship between lifestyle and mental health of school adolescent in Indonesia. This study used secondary data of Indonesia's Global School-Based Student Health Survey (GSHS) in 2015. The population of this study was 9.628 students aged 11-18 years in Indonesia. This research sample was obtained by total sampling method. Analysis of lifestyle relationships with school adolescent mental health in Indonesia in this study using multivariate analysis of cox regression and large associations expressed with Prevalence Ratio (PR) with 95% Confindence Interval (CI). Result showed that the prevalence of school adolescents in Indonesia with mental health disorders is 9,4%. Mutivariate analysis test results showed there was a significant relationship between lifestyle and school adolescent mental health in Indonesia 1,47 (95%CI: 1,31 - 1,65) after being controlled by gender, socioeconomic status, and bullying. The school and parents are advised to work together to prevent mental health disorders in adolescents by approaching the child to know the problems felt by establishing closeness between family members so that communication can be well established and provide highly nutritious food to the child and encourage the child to exercise and physical activity regularly in order to avoid high sedentary behavior
Read More
T-6150
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mila Fitriaty; Pembimbing: Nurhayati Adnan; Penguji: Yovsyah, Muhammad Syafiq
Abstrak: Penyakit ginjal kronis adalah hilangnya fungsi ginjal secara progresif selama beberapa bulan atau tahun (Worldkidneyday 2020a).Peningkatan kasus baru penyakit ginjal kronis yang signifikan seiring dengan peningkatan jumlah pasien yang menjalani hemodialisa sebagai terapi penganti ginjal dalam upaya ketahanan hidup. Komorbid penyakit kardiovaskular adalah faktor risiko utama morbiditas dan mortalitas dengan penyakit ginjal kronis.Penelitian ini menggunakan rancangan cohort restrospective design.Lokasi penelitian ini dilaksanakan di RSUP Persahabatan,DKI Jakarta dan menggunakan data sekunder dari data sistem informasi RS pada tahun 2015 s.d 2019.Variabel yang berhubungan secara signifikan dengan ketahanan hidup pasien yang menjalani hemodialisa dengan komorbid penyakit kardiovaskular adalah variabel umur, komplikasi anemia, diabetes melitus dan Hipertensi. Variabel umur memiliki nilai pvalue sebesar 0,029 dengan HR sebesar 1,54 (95% CI OR 1,043-2,262).Variabel Anemia mempunyai nilai p-value sebesar 0,013 dengan HR sebesar 1,60 (95% CI 1,117-2,515.Variabel Diabetes Melius memiliki nilai p-value sebesar 0,000 dengan HR2,71 (95% CI 1,780-4,11). Variabel Hipertensi memiliki nilai p-value sebesar 0,004 dengan HR1,79 (95% CI 1,208-2,646). Kesimpulannya pasien yang menjalani hemodialisa dengan komorbid penyakit kardiovaskular memiliki risiko kematian sebesar 0.76 kali dibandingkan dengan pasien yang menjalani hemodialisa dengan komorbid bukan penyakit kardiovaskular. Pada penelitian ini validitas internal yang belum baik karena adanya bias seleksi dan bias informasi misklasifikasi non diferensial, sehingga hasil penelitian ini tidak dapat digeneralisasikan
Read More
T-6168
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Salsabila Rosa; Pembimbing: Mondastri Korib Sudaryo; Penguji: Yovsyah, Fidiansjah
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional. Responden pada penelitian ini berjumlah 307 orang dengan metode pengambilan sampel purposive sampling. Kualitas hidup diukur menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara penghasilan (p=0,001), riwayat penyakit selain COVID-19 (p=0,006), aktivitas fisik (p=0,000), stress (p=0,000), dan dukungan sosial (p=0,000) dengan kualitas hidup mahasiswa S1 Reguler Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia selama pandemi COVID-19.
Read More
S-10751
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Amrul Munif, Yusniar Ariati
MPPK Vol.XVII, No.2
Jakarta : Balitbangkes Kemenkes RI, 2007
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive