Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 14 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Yuslely Usma, Wahyu Pudji Nugrahaeni
BPSK Vol.17, No.4
Surabaya : Balitbangkes Depkes RI, 2014
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tuntas Bagyono, Ali Ghufron Mukti, Julita Hendrartini
JMPK Vol.04, No.04
Yogyakarta : UGM, 2001
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Amelia, Ali Ghufron Mukti
JMPK Vol.07, No.04
Yogyakarta : UGM, 2004
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rita Novianti; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Permanasari, Vetty Yulianti, Sinom Priyanti
S-8963
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ledy Visna Asfiani; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Anhari Achadi, Vetty Yuianty Permanasari, Purwati, Harnoto
Abstrak: Kontinuitas peserta untuk mengikuti Prolanis merupakan salah satu indikatorkomitmen pelayanan di FKTP, sehingga mengetahui tingkat kepatuhan dan faktoryang mempengaruhinya menjadi hal yang penting. Tujuan dari penelitian iniadalah untuk mengetahui tingkat kepatuhan mengikuti Prolanis dandeterminannya pada peserta dengan DM tipe 2 di lima FKTP BPJS Bekasi.Penelitian ini menggunakan disain cross sectional, pengumpulan data melaluipengisian kuesioner pada 228 peserta Prolanis dengan DM tipe 2 di lima FKTPBPJS Bekasi dan diambil dengan acak sederhana secara proporsional sesuaidengan jumlah peserta di tiap FKTP.
Hasil penelitian menunjukkan tingkatkepatuhan peserta Prolanis dengan DM tipe 2 di lima FKTP tersebut adalah 3.59.Lama menderita sakit, persepsi manfaat, persepsi penghalang dan pelaksanaanpedoman program berhubungan dengan tingkat kepatuhan peserta. Persepsipenghalang merupakan merupakan faktor dominan yang berhubungan dengantingkat kepatuhan peserta. Faktor pada individu dan provider tersebut dapatdijadikan sebagai bahan telaah bagi FKTP dalam memfasilitasi kebutuhan pesertasehingga dapat meningkatkan tingkat kepatuhan untuk mengikuti Prolanis.Kata Kunci: Tingkat kepatuhan, peserta Prolanis, DM tipe 2, determinan.Daftar Pustaka: 83 (1985-2015).
Read More
T-4592
Depok : FKM UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Adhim Arrauf; Pembimbing: Budi Hidayat; Penguji: Pujiyanto, Rudi Siahaan
Abstrak: PENELITIAN INI BERTUJUAN UNTUK MENGANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PEMBAYARAN IURAN JKN PADA PESERTA MANDIRI BPJS KESEHATAN JAKARTA PUSAT TAHUN 2017. RUANG LINGKUP PENELITIAN YAITU PESERTA MANDIRI YANG SEDANG BERADA DI BPJS KESEHATAN JAKARTA PUSAT UNTUK MELAKUKAN PERUBAHAN DATA. JENIS PENELITIAN INI ADALAH PENELITIAN KUANTITATIF DENGAN PENDEKATAN STUDI CROSS-SECTIONAL. BERDASARKAN HASIL PENELITIAN, FAKTOR PENGETAHUAN, UMUR, DAN STATUS KESEHATAN MEMILIKI HUBUNGAN YANG SIGNIFIKAN TERHADAP KEPATUHAN. DARI HASIL PENELITIAN INI, BPJS KESEHATAN DAPAT MELIHAT GAMBARAN PESERTA BERDASARKAN KEPATUHAN PEMBAYARAN IURAN JKN SERTA DAPAT MENGETAHUI HUBUNGAN ANTARA VARIABEL YANG DITELITI DENGAN PERILAKU KEPATUHAN PEMBAYARAN IURAN. DIHARAPKAN HASIL TERSEBUT DAPAT MENJADI PEDOMAN STRATEGI UNTUK PEMASARAN CALON PESERTA BARU DAN JUGA MENAMBAHKAN PERSENTASE KOLEKTABILITAS IURAN KATA KUNCI :BPJS KESEHATAN, PESERTA MANDIRI, KEPATUHAN PEMBAYARAN IURAN JKN THIS STUDY ATTEMPTS TO ANALYZE THE FACTORS THAT RELATED WITH COMPLIANCE JKN PAYMENT AMONG INDEPENDENT PARTICIPANT BPJS KESEHATAN IN CENTRAL JAKARTA BRANCH OFFICE. RESPONDENTS IN THIS STUDY IS INDEPENDENT PARTICIPANT WHO ARE IN CENTRAL JAKARTA BRANCH OFFICE TO CHANGING PERSONAL DATA. THIS STUDY IS QUANTITATIVE STUDY WITH CROSS- SECTIONAL APPROACH. BASED ON THE RESULTS OF THIS STUDY, RESEARCHERS FOUND THAT KNOWLEDGE, AGE, AND HEALTH STATUS WERE RELATED TO COMPLIANCE WITH JKN'S CONTRIBUTION PAYMENTS FROM THE RESULT OF THIS STUDY, BPJS KESEHATAN CAN SEE THE DESCRIPTION OF THE PARTICIPANTS BASED ON THE COMPLIANCE OF JKN DUES PAYMENT ALSO THE RELATIONSHIP BETWEEN THE VARIABLES STUDIED WITH THE BEHAVIOR OF COMPLIANCE PAYMENT DUES. THE RESEARCH HOPE THESE RESULTS CAN SERVE AS A STRATEGIC GUIDELINE FOR THE MARKETING OF NEW PROSPECTIVE PARTICIPANTS AND ALSO ADD A PERCENTAGE OF COLLECTABILITY JKN PAYMENTS. KEYWORDS : BPJS KESEHATAN, INDEPENDENT PARTICIPANT, COMPLIANCE OF JKN PAYMENT
Read More
S-9358
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nia Apsari; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Jaslis Ilyas, Idar Adris Munandar
S-9512
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Silviatri; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Vetty Yulianti Permanasari, Samsul Bahri
Abstrak: Skripsi ini membahas tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat pengetahuan calon peserta JKN mandiri tentang sistem pendaftaran peserta di BPJS Kesehatan Kantor Cabang Depok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, paparan media massa dan pengalaman mengikuti asuransi komersial calon peserta JKN mandiri serta hubungannya dengan tingkat pengetahuan calon peserta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Berdasarkan hasil penelitian, responden yang memiliki tingkat pengetahuan kurang yaitu sebesar 54,2%. Terdapat perbedaan yang signifikan antara pendidikan, pendapatan keluarga, dan paparan media massa dan pengalaman ikut askeskom dengan tingkat pengetahuan Kata kunci Tingkat pengetahuan calon peserta, JKN mandiri, sistem pendaftaran peserta

The focus of this study is the factors associated with knowledge level of prospective participants JKN independent about the participant registration system in Depok Branch Office of BPJS Kesehatan. The purpose of this study is to describe the age, sex, education, occupation, income, exposure to mass media, experience following commercial insurance conducted prospective participants JKN independent by and determine its relationship with the knowledge level. This is a quantitative research with cross-sectional study design. The result showed that 54,2% of respondents have less knowledge level. There were significant differences between education, income, experience following commercial insurance, exposure to mass media with the knowledge level. Key words: Knowledge level of prospective participants, JKN independent, participant registration system
Read More
S-9581
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Cilvi Aryna Dewie; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Puput Oktamianti, Erfan Chandra Nugraha
Abstrak:

Penelitian ini menganalisis utilisasi layanan rujukan peserta JKN dengan diagnosis TB di FKTP berdasarkan data sampel BPJS kesehatan Kontekstual TB pada FKTP tahun 2019–2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan data pada penelitian ini dengan menggunakan total sampling. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis univariat dan bivariat. Hasil dari penelitian ini sebanyak 36,5% kunjungan dirujuk, dengan peserta PBI lebih aktif dibanding non-PBI. Faktor predisposisi seperti usia (anak 0–14 tahun lebih sering dirujuk), jenis kelamin (laki-laki lebih tinggi), status perkawinan, dan wilayah FKTP memengaruhi rujukan. Faktor enabling seperti jenis dan tipe FKTP juga berperan; Puskesmas menangani banyak kasus, namun Klinik Pratama dan Dokter Umum lebih sering merujuk. Poli umum memiliki tingkat rujukan lebih tinggi dibanding poli TB dan paru.


This study analyzes the utilization of referral services by JKN participants  diagnosed with TB at FKTP based on BPJS Health sample data on TB context at FKTP  from 2019 to 2023. This study is a quantitative research with a cross-sectional design.  Data collection used total sampling. The analysis employed in this study includes  univariate and bivariate analysis.  The results show that 36,5% of participants utilized referrals, with PBI  participants more active than non-PBI. Predisposing factors such as age (children 0–14  years are referred more often), gender (males higher), marital status, and FKTP region  influenced referrals. Enabling factors such as FKTP type and category also played a  role; Puskesmas handled most cases, but Primary Clinics and General Practitioners  referred patients more frequently. General outpatient clinics had higher referral rates  compared to TB and pulmonary clinics. 

Read More
S-12002
Depok : FKM-UI, 2025
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Octaviana Dwi Prismayanti; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Puput Oktamianti, Laksmi Damaryanti
Abstrak:
Penelitian ini membahas mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan membayar iuran peserta mandiri di BPJS Kesehatan Kantor Cabang Depok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian cross sectional menggunakan data primer dengan menyebar kuesioner kepada peserta mandiri yang berkunjung ke BPJS Kesehatan Kantor Cabang Depok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah peserta mandiri yang patuh membayar iuran lebih tinggi (89%) dibandingkan dengan peserta yang tidak patuh membayar iuran (11%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat tiga variabel yang memiliki hubungan signifikan dengan perilaku kepatuhan membayar iuran BPJS Kesehatan yaitu variabel pengetahuan, besar iuran, dan peraturan dan sanksi. Selain itu variabel yang tidak memiliki hubungan signifikan dengan perilaku kepatuhan membayara iuran BPJS Kesehatan yaitu variabel umur, jenis kelamin, pendidikan, lama kepesertaan, kelas kepesertaan, pendapatan, kanal pembayaran iuran, status kesehatan, dan dukungan orang terdekat.

This study discusses the factors related to compliance with paying contributions for independent participants at the BPJS Kesehatan Depok Branch Office. This study used a quantitative approach with the type of cross-sectional research using primary data by distributing questionnaires to independent participants who visited the BPJS Kesehatan Depok Branch Office. The results of this study indicate that the number of independent participants who comply with paying contributions is higher (89%) than participants who do not comply with paying contributions (11%). The bivariate analysis shows that there are three variables that have a significant relationship with the compliance behavior of paying BPJS Health contributions, namely the variable knowledge, the amount of contributions, and regulations and sanctions. In addition, variables that do not have a significant relationship with compliance behavior in paying BPJS Kesehatan contributions are age, gender, education, length of membership, membership class, income, contribution payment channels, health status, and support from those closest to them.
Read More
S-11446
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive