Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 24 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Susi Susana; Pembimbing: Hendrik Manarang Taurany; Penguji: Anhari Achadi, Yeyet Haryati
S-6613
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Akhada Maulana; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Wachyu Sulistiadi, Jimy Agung Pambudi, Maz Iza Ansyori Arsatt
Abstrak:
Latar Belakang: Peran tenaga penunjang kesehatan cenderung terkesan tak kasat mata oleh pasien dan pihak manajemen rumah sakit, padahal tidak kalah pentingnya dengan tenaga medis dan tenaga kesehatan. Maka sering penghitungan kebutuhan SDM tenaga penunjang kesehatan di rumah sakit, termasuk staf pendaftaran rawat jalan, terabaikan, sehingga bisa berpotensi untuk menimbulkan kemungkinan kelebihan atau kekurangan SDM. Karena itulah, rumah sakit memerlukan metode perhitungan kebutuhan karyawan dengan analisis beban kerja, salah satunya adalah WISN yang cocok digunakan di rumah sakit. Rumah Sakit Universitas Mataram sudah menggunakan analisis WISN untuk menentukan kebutuhan staf pendaftaran rawat jalan, namun belum mempunyai standard prosedur operasional (SPO) dan data yang digunakan hanya berdasarkan perkiraan. Tujuan: Menyusun SPO berdasarkan pengembangan mekanisme analisis beban kerja dengan metode WISN untuk menentukan jumlah staf pendaftaran rawat jalan RS Universitas Mataram dan menghitung kebutuhan staf dengan SPO tersebut. Metode: Desain penelitian ini adalah action research dengan teknik total sampling. Subjek penelitian adalah seluruh staf unit pendaftaran rawat jalan RS Unram yang bertugas selama penelitian berlangsung. Data dikumpulkan dari hasil pengamatan selama 15 hari kerja di bulan November 2023 serta dari wawancara mendalam dengan pakar SDM Unram, manajemen, dan kepala unit pendaftaran rawat jalan RS Unram, sebagai dasar untuk melakukan penyusunan SPO berdasarkan pengembangan mekanisme analisis beban kerja metode WISN di RS Unram. Data kemudian dianalisis dengan metode WISN. Hasil: Telah disusun SPO berdasarkan pengembangan mekanisme pelaksanaan analisis beban kerja metode WISN untuk menghitung kebutuhan staf pendaftaran rawat jalan RS Unram. Penambahan dalam SPO ini adalah penentuan waktu dan durasi yang tepat untuk melakukan analisis serta jumlah dan kriteria petugas pengamat, dimana 2 orang subjek penelitian diamati oleh 1 orang petugas. Kebutuhan staf administrasi rawat jalan RS Unram berdasarkan analisis ini adalah 4 orang dengan jam kerja efektif 6 jam sehari, kemudian dilakukan modifikasi dengan perubahan jam kerja efektif menjadi 2 jam 3 menit, maka kebutuhan staf menjadi 11 orang. Alasan modifikasi jam kerja, karena didapatkan terdapat waktu jeda rata-rata 3 jam 57 menit untuk setiap shift kerja (pagi dan sore), dimana pasien sangat sedikit atau sudah habis. Selain itu, dari analisis ini diketahui bahwa durasi rata-rata para staf melakukan tugas pokok mendaftar pasien adalah 2,76 menit. Kesimpulan: Telah dilakukan penyusunan SPO berdasarkan pengembangan mekanisme analisis beban kerja untuk menghitung kebutuhan staf pendaftaran rawat jalan di RS Unram dengan metode WISN. Rekomendasi kepada manajemen terkait hasil penelitian adalah perlunya inovasi di teknologi informasi bila hendak mengurangi jumlah karyawan atau menugaskan staf yang ada di unit lain pada saat waktu jeda tidak ada pasien.

Background: The role of health support personnel tends to seem invisible to patients and hospital management, even though it is no less important than medical personnel and health workers. Sometimes the calculation of human resource needs for health support workers in hospitals, including outpatient registration staff, to be neglected, which could lead to the miscalculation of human resources needs. So, hospitals need a method for calculating employee needs using workload analysis, like WISN that is suitable for hospitals. Mataram University Hospital has used WISN analysis to determine the need for outpatient registration staff, but does not have standard operating procedures (SOP) and the data used is based on estimates. Objective: Develop an SOP based on the development of a workload analysis mechanism using the WISN method to determine the number of outpatient registration staff at Mataram University Hospital and calculate staff needs with this SOP. Method: This research’s design is action research with total sampling technique. Research subjects were all Unram Hospital outpatient registration unit staff who were on duty during the research. Data was collected from observations during 15 working days in November 2023 and in-depth interviews with Unram HR experts, Unram Hospital management, and the head of the Unram Hospital outpatient registration unit, as a basis for preparing SOPs based on the development of the WISN method workload analysis mechanism in Unram Hospital. Data was analyzed using the WISN method to determine the needs of employees in the unit. Results: An SOP has been prepared based on the development a mechanism for implementing the WISN method workload analysis to calculate the need for outpatient registration staff at Unram Hospital. The additions to this SOP are determining the appropriate time and duration for carrying out the analysis as well as the number and criteria of observer officers, where 2 research subjects are observed by 1 officer. The need for outpatient administrative staff at Unram Hospital based on the analysis with this SOP is 4 people with effective working hours of 6 hours a day, then modifications were made by changing the effective working hours to 2 hours 3 minutes, so the staff requirement became 11 people. The reason for modifying working hours is because it was found that there was an average break time of 3 hours 57 minutes for each work shift (morning and afternoon), where there were very few or already finished patients. The other result is the average duration for staff to carry out patients register is 2.76 minutes. Conclusion: An SOP has been prepared based on the development of a workload analysis mechanism to calculate the need for outpatient registration staff at Unram Hospital using the WISN method. The recommendation to the management based on this result is the need for innovation in the field of information technology if they want to reduce the number of employees or tasking the staff in other units during breaks when there are no patients.
 
Read More
B-2445
Depok : FKM-UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Soekirman Soekin, Rossi Sanusi
JMPK Vol.04, No.04
Yogyakarta : UGM, 2001
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Christine Meidiawati; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Jaslis Ilyas, Wachyu Sulistiadi, Mustikasari, Syaifuddin Zuhri
Abstrak: Abstrak

Keberhasilan kualitas pelayanan keperawatan sangat berhubungan dengan terpenuhi atau tidaknya rangkaian kegiatan pelayanan keperawatan yang merupakan beban kerja perawat. Beban kerja perawat tersebut adalah jumlah seluruh kegiatan yang dilaksanakan perawat dalam waktu dan satuan hasil. Tesis ini bertujuan menganalisis beban kerja untuk menentukan kebutuhan tenaga perawat dan mendapatkan gambaran strategi bagi manajemen dalam memenuhi kesenjangan beban kerja yang ada di Rumah Sakit Tugu Ibu. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif secara cross-sectional pada perawat ruang rawat inap kelas III Flamboyan. Observasi kegiatan perawat dilakukan dengan metode work sampling dan kebutuhan tenaga perawat dihitung dengan menggunakan metode Workload Indicators Of Staffing Need (WISN).

Berdasarkan hasil penelitian diketahui kegiatan produktif langsung perawat adalah sebesar 29,34% dan kegiatan produktif tidak langsung perawat mencapai 54,86%. Perhitungan kebutuhan tenaga perawat berdasarkan beban kerja diperoleh 24,43 tenaga perawat dengan rasio WISN 0,82. Hasil penelitian menyarankan bagi manajemen Rumah Sakit Tugu Ibu untuk mempertimbangkan beban kerja perawat sebagai acuan dalam menentukan kebutuhan tenaga perawat dan diperlukan evaluasi terhadap uraian tugas perawat agar waktu kerja yang ada lebih efektif pemanfaatannya sesuai dengan fungsi utama perawat.


The success of nursing service quality has high correlation with the adequacy of nursing service activities which is the nurse workload. The nurse workload is the total of all conducted activities in certain time with the result as unit of measure. This thesis is aimed to analyse the workload to determine the needs of nursing staff and to obtain the strategy which is required by the management to fulfill the workload gaps at Tugu Ibu Hospital. The research method used was cross-sectional quantitative to the nurses at Class III Flamboyan Ward. Observation of the nurses activities were done by work sampling method and the needs to nursing staff was calculated with Workload Indicators Of Staffing Need (WISN) method.

Based on the research, it was known that the nurses direct productive activities is 29,34% and nurses indirect productive activities is as high as 54,86%. Calculation of the needs on nursing staff based on workload resulted of 24,34 nurses with WISN ration of 0,82. From the research, it is recommended that TuguIbu Hospital management to consider nurse workload as reference in determining the needs of nursing staff, and evaluation is needed to the nurse job description, to be effective in time management according to the main function of a nurse.

Read More
B-1488
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Hastuti; Pembimbing: Hasbullah Thabrany; Penguji: Suprijadi Rijanto, Puput Oktamianti, Hana Johan Sastradijaya
B-1325
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
I Gusti Lanang Suartana Putra; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Adang Bachtiar, Puput Oktamianti, Budi Hartono, Budi Iman Santoso
Abstrak:
ABSTRAK Rumah sakit merupakan organisasi pelayanan jasa yang mempunyai kespesifikan dalam hal sumber daya manusia. Salah satu strategi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah melalui mekanisme penilaian kinerja. Di RSUP Sanglah Denpasar belum pernah dilakukan analisis mengenai sistem penilaian kinerja staf medik sehingga belum diketahui bagaimana penilaian kinerja staf medik yang efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa sistem penilaian kinerja staf medik di RSUP Sanglah Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan melakukan wawancara dan penelusuran dokumen. Analisa data dengan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian kinerja staf medik berdasarkan enam kriteria penilaian belum berjalan dengan baik. Pedoman, instrument, indikator, serta kebijakan penilaian perlu direvisi dan disempurnakan. Perlu dibentuk tim khusus untuk melakukan penilaian kinerja staf medik di rumah sakit.

ABSTRACT Hospital services is an organization that has specificity in terms of human resources. One strategy to improve human resources quality is through performance appraisal mechanisms. In Sanglah Hospital had not done an analysis of the performance appraisal system of the medical staff. It is not known how the medical staff performance assessment system are effective. The aim of this study was to describe the performance appraisal system of the medical staff at Sanglah Hospital in Denpasar. This research was a qualitative descriptive study, by conducting interviews and document review. Data analysis with content analysis. The results showed that the medical staff performance appraisal system based on six criterias have not been going well. Guidelines, instruments, indicators, and assessment policy needs to be revised and refined. Need to set up a special team to conduct performance appraiser in the hospital medical staff.
Read More
B-1657
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ni Putu Juwanita Dewi; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Sandi Iljanto, Bihantoro, Yanyan Rusyandi
Abstrak: Rumah sakit sebagai tempat bekerja yang memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan dan kesehatan sumber daya manusia rumah sakit sehingga kesehatan pegawai rumah sakit perlu menjadi perhatian. Dengan terbitnya Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 66 Tahun 2016 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit maka RSUD R. Syamsudin, SH. Kota Sukabumi telah mengimplementasikan kebijakan kesehatan kerja untuk pegawai rumah sakit dengan diterbitkannya Keputusan Direktur Nomor 88 Tahun 2017 tentang Panduan Pelayanan Kesehatan Kerja di RSUD R. Syamsudin,SH dan menyelenggarakan kegiatan yang bersifat promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif untuk pegawai rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mendalam mengenai Analisis Implementasi Kebijakan terkait Kesehatan Kerja Pegawai di RSUD R. Syamsudin, SH. Kota Sukabumi Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Rapid Assesment Procedure (RAP), pengumpulan data dengan melalui wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Penelitian ini menggunakan kerangka teori dari Van Meter dan Van Horn yang terdiri dari enam variabel yaitu standar dan tujuan kebijakan, sumber daya, karakterikstik badan pelaksana, komunikasi antar organisasi, disposisi pelaksana dan dukungan lingkungan sosial ekonomi dan politik. Pada penelitian ini diperoleh hasil bahwa terdapat beberapa kendala berdasarkan enam variabel dari teori van meter dan van horn sehingga implementasi kebijakan kesehatan kerja pegawai di RSUD R. Syamsudin, SH. Kota Sukabumi belum optimal dilaksanakan. Beberapa saran direkomendasikan pada penelitian ini antara lain melakukan sosialisasi dan monitoring evaluasi secara berkala terhadap implementasi kebijakan kesehatan kerja pegawai di rumah sakit, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran khusus untuk kesehatan kerja pegawai, serta membuat mekanisme atau SOP terkait implementasi kebijakan kesehatan kerja untuk pegawai rumah sakit.

Hospitals as workplaces that have a high risk to the safety and health of hospital human resources so that the health of hospital employees need to be a concern. With the issuance of Regulation of the Minister of Health No. 66 of 2016 on Occupational Health and Safety of Hospitals, RSUD R. Syamsudin, SH. Kota Sukabumi has implemented a work health policy for hospital staff with the issuance of Director Decree No. 88 of 2017 on Health Service Guidelines at RSUD R. Syamsudin, SH and conducting promotive, preventive, curative and rehabilitative activities for hospital staff. This study aims to obtain in-depth information on Policy Implementation related to Occupational Health of Employees in RSUD R. Syamsudin, SH. City of Sukabumi Year 2018. This research uses qualitative method with approach Rapid Assessment Procedure (RAP), data collecting by in-depth interview, observation and document review. This study uses the theoretical framework of Van Meter and Van Horn which consists of six variables, namely standard and policy objectives, resources, executing agency characteristics, inter-organizational communication, implementing disposition and support of socioeconomic and political environment. In this research, there are some obstacles based on six variables from van meter and van horn theory so that the implementation of employee health policy in RSUD R. Syamsudin, SH. The city of Sukabumi has not been optimally implemented. Suggestions recommended in this study include socializing and monitoring periodic evaluations of the implementation of health policy of employees in the hospital, local governments allocate special budgets for occupational health to worker, as well as establishing relevant mechanisms or SOPs implementation of occupational health policy for hospital staff.
Read More
T-5301
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Novia Aulia Nugraha; Pembimbing: Ema Hermawati; Penguji: I Made Djaja, Yulia Fitria Ningrum
Abstrak: Umumnya seseorang menghabiskan banyak waktu di dalam ruang, seperti tempat kerja. Buruknya kualitas udara dalam ruang dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti, Sick Building Syndrome (SBS). Perpustakaan berisiko untuk mengalami pencemaran udara yang disebabkan oleh mikrobiologi karena banyaknya bahan organik seperti buku yang dapat menjadi tempat pertumbuhan kapang. Penelitian dilakukan untuk mengetahui hubungan jumlah kapang di udara dalam ruang dengan keluhan SBS pada staff di Perpustakaan UI. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan variabel independennya adalah jumlah kapang, variabel dependennya adalah keluhan SBS, serta variabel confounding yang meliputi suhu, kelembaban, pencahayaan, usia, jenis kelamin, lama kerja, riwayat alergi, riwayat asma, dan kebiasaan merokok. Pengumpulan data SBS dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner kepada 63 staff Perpustakaan, sedangkan pengukuran kapang di udara dilakukan dengan teknik passive sampling metode settle plate. Secara keseluruhan kualitas udara di Perpustakaan UI tergolong buruk. Hasil statistik menunjukan proporsi keluhan SBS pada staff sebesar 55,6% dan secara statistik tidak ada variabel yang berhubungan secara signifikan dengan SBS.
Read More
S-10133
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Wendy Primadhani; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Puput Oktamianti, Purnawan Junadi, Syahrul Muhammad, Supriyanto Rijadi
Abstrak: ABSTRAK Nama : Wendy Primadhani Program Studi : Kajian Administrasi Rumah Sakit Judul : Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Perawat Pelaksana Terhadap Pelaksanaan Program Pengendalian dan Pencegahan Infeksi di RSUD Banyuasin Tahun 2016 Penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran kepatuhan perawat pelaksana di RSUD Banyuasin dalam pelaksanaan program pencegahan dan pengendalian infeksi, meneliti hubungannya dengan faktor predisposisi, penguat dan pemungkin dan juga perbedaan pengetahuan dan sikap serta persepsi keperawatan. Penelitian menggunakan metode campuran kuantitatif kualitatif dengan rancangan cross sectional. Data primer melalui observasi langsung dan pengisian kuesioner oleh perawat pelaksana. Faktor yang diukur adalah umur, lama kerja, kebijakan, tim PPI, dukungan atasan, motivasi teman sekerja, insentif, komitmen manajemen, pengetahuan, sikap, Standar Prosedur Operasional, sarana penunjang. Analisis data menggunakan uji Chi Square dan regresi logistik. Sampel penelitian sebanyak 30 responden, 16,7% perawat pelaksana memiliki kepatuhan yang baik dalam pelaksanaan program pencegahan dan pengendalian infeksi. Kesesuaian insentif merupakan faktor yang paling berpengaruh. Komitmen manajemen dan pengetahuan merupakan faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat pelaksana. Saran untuk rumah sakit untuk memberikan pelatihan mengenai kewaspadaan standar, pemberian reward bagi perawat pelaksana yang giat melaksanakan PPI dan perubahan aturan pemerintahan. Kata Kunci : Program PPI, Kepatuhan perawat pelaksana ABSTRACT THE CONFORMANCE AMONG NURSING STAFF DUE TO INFECTION PREVENTION PROGRAM IN BANYUASIN HOSPITAL 2016 Wendy Primadhani1, Bachtiar A2 1 General Surgeon Department of Banyuasin Hospital, South Sumatera 2 Public Health Faculty , University of Indonesia Background: Healthcare-associated infection (HCAI) is a major problem for patient safety and its surveillance and prevention must be a first priority for settings and institutions committed to making health care safer. Human behavior and infection prevention and control are two areas that are linked. Aims: This study analyze factors that influence conformance infection prevention program among nursing staff. Methods: A cross-sectional study using mix method explanatory sequential strategy to nursing staff with simple random sampling undertaken in type C hospital in Banyuasin, South Sumatera. Data was collected using questionnaire and focus group discussion to respondent assessing factors that contribute to conformance among nursing staff and continue with in depth interview to hospital management. Results: About 30 nursing staff participated in the study, mean of age 29,50  5,355, working experience 4,60  2,328. The majority of nursing staff had poor (under 85% cut off point) conformance level (83,3%) using direct observation and the commitment of the hospital management, salaries and knowledge influences the conformance level. From focus group discussion shows that low salaries, lack of continuing education and availability of prevention control material also affect the conformance nursing staff. Conclusion: Our study results that poor conformance among nursing staff to infection prevention program is influenced by knowledge, hospital management and low salaries. The study alarms the needs to change the regent rule about salaries, hospital management should training the nursing staff, and material availability that can improve the quality of nursing staff. Keyword : infection prevention programme, nursing staff conforman
Read More
B-1817
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ratu Dini Agustine; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Masyitoh, Achmad Muthasil
Abstrak: Penelitian ini membahas mengenai Analisis Kebutuhan Tenaga di Bagian Pemasaran Sub Unit Jaminan RSUDPasar Rebo Tahun 2013 dengan Metode Workload Indicator Staffing Need (WISN).Metode ini digunakan untuk menghitung jumlah optimal tenaga berdasarkan beban kerja pegawai. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan selama enam hari kerja dengan melakukan pengumpulan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari observasi dan indepth interview.Data sekunder diperoleh dari telaah dokumen data kepegawaian rumah sakit, data Bagian Pemasaran Rumah Sakit,dan data sistem informasi Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Rebo.

Berdasarkan hasil perhitungan dengan Metode WISN, dibutuhkan penambahan tenaga di Bagian Pemasaran SubUnit Jaminan yaitu Pelaksana Administrasi sebanyak 2 (dua) orang, Penanggung Jawab Pemasaran sebanyak 3(tiga) orang, Pelaksana Verifikasi sebanyak 1 (satu) orang dan Pelaksana Administrasi Rawat Inap dan RawatJalan sebanyak 2 (dua) orang. Untuk itu, penelitian ini dapat menjadi dasar pertimbangan untuk penambahan tenaga di Bagian Pemasaran Sub Unit Jaminan RSUD Pasar Rebo.

Kata Kunci: Beban Kerja, Kebutuhan Tenaga, Metode WISN, Work Sampling
This study discuss about analysis staffing needs at Sub- Section Marketing Collateral Pasar Rebo PublicHospital 2013 with Workload Indicator Staffing Need (WISN). This method is used to calculating staff optimalamount of based on staff workload. This study using observational research with cross -sectional performedduring the six working days by collecting primary data and the secondary data obtained from observation.

Based on calculations with WISN method requires the addition of people in Sub- Section Marketing Collateralthat is Executive Administrative Unit 2 (two) people , Person in Charge of Marketing for three (3) persons ,perform verification needed 1 (one) and the Executive Administration Inpatient and Outpatient 2 (two) persons.From all reason, this study could be the basis for the consideration of additional people in the Sub- SectionMarketing Collateral Pasar Rebo Public Hospital.

Key Word: Staff Workload, WISN methode, Work Sampling
Read More
S-8091
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive