Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 21928 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Retno Dewi Sulistyowati; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Mieke Savitri, Dumilah Ayuningtyas, Prima Yunika, Ferdy Tiwow
Abstrak: Insiden Keselamatan Pasien (IKP) di RS Awal Bros Bekasi masih ada bahkan cukup tinggi jumlahnya di tahun 2018. Untuk mengatasi permasalahan ini, Divisi Keperawatan telah mengadakan program-program untuk meningkatkan critical thinkingdan keterampilan komunikasi perawat. Namun program ini belum meningkatkan semua aspek dari kompetensi SDM itu sendiri. Faktor utama yang muncul adalah bagaimana Divisi Keperawatan Awal Bros Bekasi dapat melakukan Pengembangan Kapasitas tenaga perawat di era VUCA saat ini. Sehingga standar mutu dan pelayanan yang di targetkan baik oleh corporatemaupun lembaga akreditasi nasional dan internasional dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun perencanaan strategis pengembangan kapasitas SDM di Divisi Keperawatan RS Awal Bros Bekasi periode 2020-2024 dalam menghadapi era VUCA. Rencana Strategis Divisi Keperawatan ini disusun dengan menggunakan metode External Factors Evaluation(EFE), Internal Factors Evaluation(IFE), analisa SWOT, QSPM, dan penyesuaian indikator KPI dengan Malcolm Baldridge Criteria. KPI disesuaikan untuk menghadapi era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Agility). Berdasarkan Matriks IE ditemukan bahwa positioning Keperawatan RS Awal Bros Bekasi Barat untuk periode tahun 2020-2024 berada di sel II masuk dalam kategori "Growth & Expansion". Berdasarkan hasil penelitian disusun delapan KPI yang diharapkan mampu menurunkan IKP dan meningkatkan critical thinking perawat. Selain itu, disusun Strategi VUCA Prime(The Visioning Strategy, The Understanding Strategy, The Clarity Strategy, The Agility Strategy) digabungkan dengan kompetensi 6Cs (Critical Thinking, Compassion, Collaboration, Creativity, Communication & Computation Logic). Penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan perencanaan strategis Keperawatan RS Awal Bros Bekasi Barat dan di adopsi untuk di gunakan sebagai pemilihan perencanaan strategis RS Awal Bros Grup lainnya
Read More
B-2119
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Gina Febrianti; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Pujiyanto; Prima Yunika
Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengembangan pelayanan rumah sakit di tahun 2015 maka RS Awal Bros bekasi sangat membutuhkan tenaga keperawatan. RS Awal Bros Bekasi sebagai RS tipe B mempunyai kapasitas 200 tempat tidur dan Bed Occupancy Rate (BOR) 65 - 70 % membutuhkan 134 tenaga keperawatan, Guna mencukupi kebutuhan tenaga keperawatan, RS Awal Bros Bekasi perlu melakukan rekrutmen dan seleksi tenaga keperawatan untuk pengembangan pelayanan rumah sakit. Mengingat pentingnya peran tenaga keperawatan dalam menunjang mutu pelayanan, maka harus dilakukan rekrutmen dan seleksi tenaga keperawatan dengan sebaik-baiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang proses rekrutmen dan seleksi tenaga keperawatan di RS Awal Bros Bekasi, untuk dapat memberikan umpan balik kepada divisi HRD dalam melakukan rekrutmen dan seleksi tenaga keperawatan yang akan datang. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan metode pendekatan deskriptif. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan telaah dokumen. Dalam hasil wawancara mendalam dan telaah dokumen teridentifikasi belum tersosialisasi dengan baik kebijakan dan prosedur terkait proses rekrutmen dan seleksi tenaga keperawatan, perencanaan kebutuhan tenaga keperawatan yang belum baik dilakukan, keterbatasannya ruangan yang ada, jadwal seleksi yang selalu tidak tepat waktu, kurang koordinasi antara tim seleksi tenaga keperawatan, belum pernah dibuat analisa pekerjaan uraian tugas keperawatan. Hasil penelitian menyarankan keperawatan harus membuat perencanaan tenaga keperawatan yang baik, membuat jadwal rekrutmen dan seleksi tenaga keperawatan dengan sebaik mungkin, membuat analisa jabatan tenaga keperawatan, memberikan pendidikan dan pelatihan kepada staff HRD serta mensosialisasikan kebijakan prosedur terkait proses rekrutmen dan seleksi tenaga keperawatan kepada tim sehingga tim dapat berkoordinasi dengan baik.
Kata kunci : Rekrutmen dan seleksi tenaga keperawatan, Sumber Daya Manusia, Rumah Sakit
Read More
S-8679
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Theodorus Adrianto Widaya; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisasmito; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Wachyu Sulistiadi, Anastina Tahjoo, Amal Chalik Sjaaf
Abstrak:
Latar Belakang: Lingkungan bisnis yang ditandai oleh volatilitas, ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas (VUCA) menciptakan tekanan multidimensional terhadap rumah sakit for-profit di Indonesia. Kondisi ini diperparah oleh volatilitas tarif BPJS/JKN, ketergantungan besar pada impor alat medis dan bahan farmasi (90–95%), serta berbagai krisis global yang berdampak pada biaya operasional dan margin keuntungan rumah sakit. Dalam kondisi ini, perencanaan strategis yang adaptif dan berbasis bukti menjadi kebutuhan kritis untuk memastikan ketahanan dan keberlanjutan institusi. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan membangun model perencanaan strategis untuk rumah sakit for-profit di Indonesia dalam menghadapi era VUCA, dengan mengidentifikasi variabel kapabilitas tim manajemen puncak (TMP) dan sumber daya perusahaan (SDP) yang paling berpengaruh terhadap pemilihan strategi, serta memvalidasi model tersebut melalui studi kasus di beberapa rumah sakit. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan pendekatan dua tahap yang terintegrasi. Tahap pertama menerapkan Strategic Assumptions Surfacing and Testing (SAST) melalui focus group discussion (FGD) untuk mereduksi variabel, dilanjutkan dengan Analytic Network Process (ANP) melalui in-depth interview terhadap delapan narasumber eksekutif rumah sakit for-profit dari berbagai institusi di Indonesia untuk menghasilkan bobot prioritas variabel dan simulasi pilihan strategi. Analisis data menggunakan perangkat lunak SuperDecisions, uji reliabilitas Kendall's W, serta validitas matriks ANP berdasarkan Inconsistency Ratio (<10%). Tahap kedua menerapkan self-assessment kepada beberapa tim manajemen puncak rumah sakit untuk menentukan posisi strategis menggunakan Matriks Wira-Daya. Hasil Penelitian: Dari klaster kapabilitas TMP, kemampuan beradaptasi menjadi variabel paling dominan dengan bobot GeoMean tertinggi (0,301), diikuti kepemimpinan (0,255) dan komunikasi. Variabel jejaring sosial dan politik terbukti tidak berpengaruh signifikan dalam kondisi VUCA. Dari klaster sumber daya perusahaan, kapabilitas keuangan mendominasi secara mutlak dengan bobot (0,432), hampir 2,6 kali lebih tinggi dibandingkan variabel berikutnya (reputasi: 0,167), menegaskan perannya sebagai prasyarat fundamental keberhasilan strategi di era VUCA. Temuan emergen berupa variabel kelompok usaha muncul sebagai faktor tambahan yang memperkuat ketahanan strategis melalui mekanisme cross-subsidy dan mobilisasi sumber daya lintas unit. Validasi di Mandaya Royal Hospital Puri mengkonfirmasi bahwa instrumen Matriks Wira-Daya mampu membedakan posisi strategis antar kuadran dan menghasilkan rekomendasi strategi yang spesifik serta dapat dieksekusi dalam waktu singkat. Kesimpulan: Penelitian ini menghasilkan Matriks Wira-Daya sebagai model perencanaan strategis yang operasional dan kontekstual bagi rumah sakit for-profit Indonesia. Model ini mengintegrasikan kapabilitas TMP dan SDP sebagai dua sumbu penentu posisi strategis, menghasilkan empat kuadran dengan rekomendasi pilihan strategi yang berbeda: penyelamatan, bertahan, putar haluan, atau pertumbuhan. Paradigma perencanaan bergeser dari plan-action menjadi diagnose-choose, di mana kemampuan mendiagnosis kondisi internal secara akurat dan cepat lebih bernilai dibandingkan proyeksi lingkungan eksternal yang tidak pasti.

Background: The business environment characterized by Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity (VUCA) creates multidimensional pressures on for-profit hospitals in Indonesia. This condition is exacerbated by the volatility of BPJS/JKN tariffs, heavy dependence on imported medical devices and pharmaceutical raw materials (90–95%), and various global crises that impact operational costs and hospital profit margins. Under these conditions, adaptive and evidence-based strategic planning becomes a critical necessity to ensure institutional resilience and sustainability.  Research Objectives: This study aims to develop a strategic planning model for for-profit hospitals in Indonesia in facing the VUCA era, by identifying the variables of top management team (TMT) capabilities and company resources (CR) that most significantly influence strategy selection, and validating the model through a case study at Mandaya Royal Hospital Puri.  Methods: The study employed an integrated two-phase mixed-method approach. The first phase applied Strategic Assumptions Surfacing and Testing (SAST) through a Focus Group Discussion (FGD) for variable reduction, followed by the Analytic Network Process (ANP) through in-depth interviews with eight executive informants from various for-profit hospitals across Indonesia to generate variable priority weights and strategy selection simulations. Data analysis utilized SuperDecisions software, Kendall's W reliability tests, and ANP matrix validity based on an Inconsistency Ratio (<10%). The second phase applied a self-assessment instrument to the some top management team of the hospital to determine strategic positioning using the Wira-Daya Matrix.  Results: From the TMT capability cluster, adaptability emerged as the most dominant variable with the highest GeoMean weight (0.301), followed by leadership (0.255) and communication. The social and political networking variable proved to have no significant influence under VUCA conditions. From the company resources cluster, financial capability dominated overwhelmingly with a weight of (0.432), nearly 2.6 times higher than the next variable (reputation: 0.167), affirming its role as a fundamental prerequisite for strategic success in the VUCA era. An emergent finding was the business group variable, which appeared as an additional factor reinforcing strategic resilience through cross-subsidy mechanisms and cross-unit resource mobilization. Validation at Mandaya Royal Hospital Puri confirmed that the Wira-Daya Matrix instrument is capable of differentiating strategic positions across quadrants and producing specific, rapidly executable strategic recommendations. Conclusion: This study produces the Wira-Daya Matrix as an operational and contextually relevant strategic planning model for Indonesian for-profit hospitals. The model integrates TMT capabilities and company resources as the two determinant axes of strategic positioning, yielding four quadrants with distinct strategy recommendations: rescue, hold-out, turnaround, or growth. The planning paradigm shifts from plan-action to diagnose-choose, where the ability to accurately and rapidly diagnose internal conditions holds greater value than projecting an uncertain external environment.
Read More
B-2593
Depok : FKM-UI, 2026
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rumatha Veralisa Sihaloho; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Adang Bachtiar, Wahyu Sulistiadi, Arfan Awaloeddin, Mutiara Arcan
Abstrak: Dalam hal ini, skor nilai kelemahan RS Awal Bros Panam masih lebih besar dibandingkan dengan skor nilai kekuatan. RS Awal Bros Panam perlu untuk memfokuskan perbaikan dari sisi kelemahan yang dimiliki. Hal ini dilakukan dengan memfokuskan pada penguatan mutu kelembagaan dan pengembangan pasar dengan penjabaran KPI (key performace vii indicator) yang terukur, pembuatan program yang sesuai dengan arah strategis yang ditekankan dalam mewujudkan visi misinya hingga tahun 2023.
Read More
B-2095
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Esther Faina Maria Nurima; Pembimbing: P.A.W. Pattinama; Penguji: Suprijanto Rijadi, Christopora, Sumijatun, Saida Simanjuntak
Abstrak:
Salah satu tolok ukur keberhasilan pelayanan kesehatan di rumah sakit adalah peningkatan mutu asuhan keperawatannya. Sesuai visi dan misi Rumah Sakit Awal Bros untuk menjadi pusat pelayanan kesehatan yang didukung tenaga-tenaga profesional, merasa perlu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan Sumber Daya Manusianya terutama perawat yang dianggap merupakan tulang punggung suatu rumah sakit. Belum adanya standar penilaian perawat yang mempunyai latar belakang dan pengalaman yang berbeda serta keseragaman pengetahuan dan ketrampilan yang tidak merata maka disusun Rancangan Standar Kompetensi Keperawatan oleh tim Inti Rumah Sakit Awal Bros. Hasil penelitian dibuat suatu Rancangan Standar Kompetensi Keperawatan yang akan diuji cobakan di Rumah Sakit Awal Bros. Penelitian dilaksanakan secara analisa kualitatif yang merupakan studi kasus berdasarkan kebutuhan Rumah Sakit Awal Bros dengan membuat perbandingan antara teori serta data dari beberapa rumah sakit yang telah mempunyai standar kompetensi. Penerapan standar kompetensi terdiri dari 2 (dua) langkah yaitu pertama menetapkan tingkat golongan seorang perawat berdasarkan pendidikan dan pengalaman kerja, langkah selanjutnya menentukan kriteria penilaian dari masing-masing tingkat dengan menilai ketrampilan tehnikal, ketrampilan interpersonal dan ketrampilan intelektual. Disarankan agar dalam uji coba standar kompetensi ini bekerjasama dengan konsultan keperawatan.

Program for Composition the Standards of Nursing Competence to Develop Nursing Process in Awal Bros Hospital, PekanbaruOne of the measuring standard for the success of health service in hospital is enhancement of nursing quality. Based on its vision and mission to become a health service center which is supported by professional manpower, Awal Bros deems it necessary to enhance the knowledge and skill of its human resources, particularly of nurses who serve as the fundamental of a hospital. As there have been no standard for evaluation of nurses who are of different background and experience, and as their knowledge and skills are not equally the uniform in Design of Nursing Competence Standards is prepared by the team of Awal Bros Hospital. The Design of Nursing Competence Standards is prepared based on the results of survey and it will be tried-out in Awal Bros Hospital. The survey is conducted by qualitative analysis which is a case study based on the literature and the hospitals who are applied competence standards. The competence standards are applied in 2 (two) steps. First is determine the class level of a nurse based on education and work experience. The second step is to determine the criteria of evaluation of each level by evaluating technical skill, interpersonal skill and intellectual skill. It is recommended to have these competence standards tried-out in cooperation with a nursing consultant.
Read More
B-475
Depok : FKM-UI, 2001
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mutiara Arcan; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Mieke Savitri, Ferdy Dani Tiwow, Mohamad Ihsan Ramdani
Abstrak: Tesis ini membahas kelayakan dan kesiapan Rumah Sakit (RS) Awal Bros Panam di Pekanbaru menjadi RS Kelas B di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Standar pelayanan, SDM, peralatan dan sarana prasarana yang dimiliki RS saat ini telah melebihi standar RS kelas C. Perubahan sistem pembayaran fasilitas kesehatan menjadi prospective payment dengan Indonesian Case based group (INACBG), menetapkan tarif INACBG RS kelas B lebih tinggi daripada RS kelas C. Desain penelitian adalah operasional (operational research) dengan mengumpulkan data primer dan sekunder dari RS Awal Bros Panam, RS Awal Bros Pekanbaru dan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Cabang Pekanbaru. Tahap pertama penelitian adalah penilaian kelayakan perubahan kelas RS dengan menggunakan standar Permenkes no 56 tahun 2014. Kemudian tahap kedua menilai kesiapan rumah sakit melalui analisis situasi era JKN dengan membandingkan jumlah kasus dan klaim INACBG antara RS Kelas C dan Kelas B. Hasil penelitian menunjukkan RS Awal Bros Panam telah layak dan siap untuk berubah menjadi RS kelas B berdasarkan standar pelayanan, SDM, peralatan dan bangunan serta sarana prasarana. Namun masih tetap harus melengkapi beberapa kekurangan pada standar-standar tersebut. Ruang lingkup analisis situasi masih berfokus pada aspek internal sehingga perlu dipertimbangkan lebih lanjut analisis kondisi eksternal RS seperti kebijakan Pemerintah dan Kebijakan BPJS Cabang Pekanbaru untuk benar-benar memastikan kelayakan dan kesiapan RS. Kata kunci : Rumah sakit, kelayakan dan kesiapan, Rumah sakit kelas C, Rumah sakit kelas B, Jaminan Kesehatan Nasional. This thesis discusses the feasibility and ability of Awal Bros Panam Hospital to become class B hospital by considering National Health Insurance era. The current standard of services, human resources, equipment and infrastructure owned by hospital has exceeded the standard of class C hospital. Changes in payment system with prospective payment known as INACBG, determine INACBG rate for class B Hospital is higher than the class C hospital. This study is an operational research, by collecting primary and secondary data from Awal Bros Panam Hospital, Awal Bros Pekanbaru Hospital and Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Pekanbaru branch. The first stage of the study is by assessing the feasibility of the changes using the regulation from Ministry of Health number 56, 2014. The second stage is by assessing the ability of hospitals through the situational analysis which comparing the number of cases and claims INACBG between Class C hospital and Class B hospital. The results showed Awal Bros Panam hospital has been feasible and able to become class B hospital based on the standard of services, human resources, equipment, buildings, and infrastructure. However there are some standards that still must be completed. The further analysis of external conditions such as the Government and BPJS policies must be considered to ascertain feasibility and ability of Awal Bros Panam Hospital to become class B hospital. Keywords: Hospitals, feasibility and ability, class C Hospital, class B Hospital, the National Health Insurance.
Read More
B-1851
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Abdul Muhaimin; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Purnawan Junadi, Masyitoh, Jocelyn Adrianto
Abstrak: Studi ini membahas tentang seberapa besar pengaruh biaya operasional keseluruhan rumah sakit yang dikhususkan dengan biaya operasional listrik terhadap pelayanan 24 jam dengan pemakaian daya listrik terbesar yaitu instalasi radiologi. Serta di lihat dari besarnya daya listrik yang terpakai pada instalasi Radiologi berdasarakan peralatan yang dimiliki oleh instalasi Radiologi tersebut. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif retrospektif dengan membandingkan pemkaian biaya listrik rumah sakit dengan bagian radiologi berdasarkan jumlah kunjungan. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan data sekunder dari laporan keuangan serta dengan teknik wawancara dan observasi pada bagian terkait. Hasil penelitian ini didapatkan perhitungan daya listrik yang dihasilkan pada instalasi radiologi pada tahun 2014 apakah sudah sesuai dengan IKE (intensitas konsumsi energi) pada bangunan rumah sakit.
Kata kunci : biaya operasional listrik, radiologi, konsumsi energi Muhaimin

This study discusses how big the overall operational cost of the hospital is devoted to the operational cost of electricity to the 24-hour service with the largest power consumption is the radiology installation. And seen from the amount of electric power used in the installation of Radiology based on equipment owned by the installation of Radiology. This research is a retrospective quantitative study by comparing the cost of hospital electricity with radiology based on the number of visits. Data collection in this study using secondary data from financial statements as well as with interviewing and observation techniques in related sections. The results of this study obtained the calculation of electric power generated at radiology installations in 2014 with IKE (intensity of energy consumption) in hospital buildings.
Key words : operational electricity cost, radiology, energy usage
Read More
B-1901
Depok : FKM UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hastuti Hadiningsih; Pembimbing: Atik Nurwachyuni; Penguji: Puput Oktamianti, Prima Yunika, Eko Budi Santosa
B-1738
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Angesti Drea Habsari; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Puput Oktamianti, Danang Suryo Wibowo, Dyah Eko Judihartanti
Abstrak:
Sumber Daya Manusia (SDM) memiliki peran sentral dalam suatu organisasi. Semakin tinggi tingkat pemanfaatan SDM, semakin tinggi hasil guna sumber daya lainnya. Oleh karena itu penyusunan rencana strategis menjadi penting dalam memenuhi kebutuhan SDM yang sesuai dengan kebutuhan rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui strategi pengembangan SDM Tahun 2020-2024. RSU Adhyaksa adalah rumah sakit milik Kejaksaan dan saat ini berada dalam pengelolaan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2014-2024. Melalui pendekatan kualitatif, dilakukan penelitian dengan analisis SWOT untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yang berhubungan dengan pengembangan SDM di RSU Adhyaksa, melalui wawancara mendalam dan diskusi terarah. Hasil penelitian ini adalah penetapan strategi pengembangan SDM melalui optimalisasi pengelolaan SDM dan pemenuhan ketenagaan yang berkompeten untuk mewujudkan tata kelola RS yang baik .

Human Resources (HR) plays an important role in an organization. The more optimize HR utilization rate, the higher utilization rate of other resources. Therefore, making strategic planning is important to fulfil the HR need as the hospital requires. The focus of this study is a strategic planning of human resources development at Adhyaksa General Hospital (AGH) in 2020-2024. AGH is a hospital of National General Attorney and right now being managed by Jakarta Health Agency of DKI Jakarta Province from 2014-2024. The focus of this study is to form a strategic planning of HR Development at ADH. Using qualitative approach, the study was held using SWOT model analysis to determine internal and external factors of HR Development. The result of this study is the strategic planning through HR management optimalization and providing competent staffs to achieve good hospital governance.

Read More
B-2141
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maryati Nurbaya; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Ede Surya Darmawan, Prima Yunika
Abstrak: Banyaknya kejadian kesalahan obat di farmasi RS Awal Bros Bekasi. Tujuan penelitian inimembahas faktor yang mempengaruhi kesalahan obat di farmasi RS awal Bros bekasi daripersepan, penyiapan dan pemberian obat. Merupakan penelitian kualitatif dengan tujuaneksplanatif. Hasil penelitian ada 274 kejadian. Jenis kesalahan meliputi salah obat, salahpasien, salah baca, salah rute pemberian. Penyebab kesalahan yaitu pengetahuan danketerampilan petugas kurang, kesibukan petugas, komunikasi kurang, kurangnya sosialisasikebijakan dan prosedur, penggunaaan resep online belum maksimal. Saran untuk pencegahankesalahan obat diperlukan sosialisasi kebijakan dan prosedur serta penyempurnaannya danmereview beban kerja petugas serta pelatihan ketrampilan petugas.Kata kunci : Kesalahan Pengobatan, Sosialisasi Kebijakan dan SPO, Review Beban Petugas
The number of error occurrences in the pharmaceutical drug Awal Bros Bekasi. The purposeof this study discusses the factors affecting medication errors in pharmacy Awal Bros bekasiHospital, and it begin from prescribing, dispensing and administring. Is a qualitative studywith an explanatory purposes. Results of the study there were 274 events. Types of errorsinclude wrong drug, wrong patient, wrong reading, wrong route of administration. The causeof the error is lack of knowledge and skills of the officer, the officer busyness, lack ofcommunication, lack of socialization of policies and procedures, the use of prescriptiononline is not maximized. Suggestions for medication error prevention policies and proceduresnecessary socialization and perfected and reviewing officer workload and vocational trainingofficers.Key Word : Medication Errors, Policies and Procedure Socialization, Reviewing OfficerWorkload
Read More
B-1709
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive