Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 39926 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Marisa Hasanah Afiff; Pembimbing: Wahyu Kurnia Yusrin Putra; Penguji: Trini Sudiarti, Khoirul Anwar
Abstrak:
Pengetahuan diet sehat, yang dapat mempengaruhi perilaku makan pada remaja, dapat diperoleh dari pendidikan dan pemaparan informasi. Informasi gizi dapat diperoleh dari media pembelajaran dengan desain emosional yang dapat mempengaruhi emosi, tingkat pengetahuan, tingkat motivasi, dan tingkat kesukaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh desain emosional dalam media edukasi gizi terhadap tingkat pengetahuan diet sehat, motivasi, dan kesukaan media pada remaja di Jakarta dengan menggunakan media modul dan video. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan melibatkan 57 remaja kelas X dari SMA terpilih, yaitu 29 responden media modul dan 28 responden media video. Pengambilan data penelitian dilakukan sebanyak empat kali, yaitu pre-test, post-test 1, post-test 2, dan post-test 3. Penelitian melakukan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji T Dependen dan T Independen. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perubahan rata-rata skor pengetahuan dan motivasi yang signifikan pada post-test 1 setelah diberikan intervensi pada kelompok media modul dan video, terdapat perbedaan signifikan rata-rata skor pengetahuan post-test 1 antara kelompok modul dan video, serta terdapat perbedaan signifikan rata-rata skor pengetahuan pre-test dengan masing-masing post-test pada media modul (p-value < 0,05).

Knowledge on healthy diets, which can influence eating behavior in adolescents, can be obtained from education and exposure to information. Information on nutrition and healthy diet can be obtained from learning through media with emotional design which can influence emotions, knowledge, motivation, and level of media preference. This research aims to determine the effect of emotional design in media on the level of knowledge om healthy diet, motivation and media liking among adolescents in Jakarta using module and video as media. The research used quasi-experimental design involving 57 students of 10th grade in the chosen senior high school, namely 29 students received intervention with module and 28 students received intervention with video. Research data was collected four times through pre-test, post-test 1, post-test 2, and post-test 3. Univariate analysis and bivariate analysis were carried out, using the Dependent T and Independent T tests. The results showed that there was a significant change in the average knowledge and motivation scores in post-test 1 after being given intervention on both media groups, there was a significant difference in the average knowledge score in post-test 1 between the module and video groups, and the differences average pre-test knowledge score with each post-test on the media module were found significant (p-value < 0.05).
Read More
S-11724
Depok : FKM UI, 2024
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ito Leiliana Warnani Harahap; Pemb. Fatmah; Penguji: Trini Sudiarti, Ahmad Syafiq, Hardinsyah, Een Nuraeni
T-3943
Depok : FKM UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Annisa Muliawati; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Wahyu Kurnia Yusrin Putra, Salimar
Abstrak:
Perubahan yang terjadi pada masa remaja belum sepenuhnya matang secara fisik, kognitif dan psikososial. Hal ini menjadikan remaja cepat sekali terpengaruh oleh lingkungan yang menyebabkan pada perubahan perilaku pada remaja, salah satunya ialah perilaku makan. Perilaku makan terdiri dari tiga dimensi yang muncul dari beberapa teori, yaitu perilaku makan emotional eating, external eating, dan restrained eating. Apabila remaja memiliki perilaku makan yang tidak baik, maka akan berdampak terhadap asupan gizi dan akan mempengaruhi status gizinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara media sosial Instagram, teman sebaya, dan faktor lainnya dengan perilaku makan pada remaja di DKI Jakarta Tahun 2024. Metode penelitian menggunakan desain cross sectional dengan teknik quota sampling. Pengambilan data dilakukan dengan mengisi kuesioner yang dilakukan secara daring pada sampel remaja di DKI Jakarta yang berjumlah 150 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa external eating (55,3%) merupakan perilaku makan yang paling dominan terjadi. Berdasarkan uji hasil uji chi square menunjukkan hasil terdapat hubungan yang signifikan antara media sosial Instagram dengan perilaku makan emotional eating (P Value=0,001), external eating (P Value=0,000), dan restrained eating (P Value=0,035). Sedangkan peran teman sebaya dan peran orang tua hanya berhubungan dengan perilaku makan external eating (P Value=0,048 dan 0,000). Untuk variabel lainnya menunjukkan hasil tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan ketiga dimensi perilaku makan.

The changes that occur in adolescence are not yet fully mature physically, cognitively and psychosocially. This makes adolescents quickly influenced by the environment which causes changes in behavior in adolescents, one of which is eating behavior. Eating behavior consists of three dimensions that arise from several theories, namely emotional eating, external eating, and restrained eating. If adolescents have bad eating behavior it will have an impact on nutritional intake and will affect their nutritional status. This study aims to determine the relationship between social media Instagram, peers, and other factors with eating behavior among adolescents in DKI Jakarta in 2024. The research method uses a cross-sectional design with quota sampling technique. Data collection was carried out by filling out an online questionnaire on a sample of 150 adolescents in DKI Jakarta. The research results show that external eating (55.3%) was the most dominant eating behavior. Based on the chi square test results, the results show that there is a significant relationship between Instagram social media and emotional eating (P Value=0.001), external eating (P Value=0.000), and restrained eating (P Value=0.035). Meanwhile, the role of peers and the role of parents were only related to external eating behavior (P Value=0.048 and 0.000). For other variables, the results show that there is no significant relationship with the three dimensions of eating behavior.
Read More
S-11762
Depok : FKM UI, 2024
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Anisa Nur Shadrina; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Wahyu Kurnia Yusrin Putra, Yuni Zahraini
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan pengetahuan, sikap dan norma subjektif tentang gizi seimbang pada siswa SMP setelah diberikan intervensi dengan menggunakan media leaflet dan video. Leaflet yang digunakan dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan RI dan video yang dikembangkan oleh peneliti dengan konten mengacu pada leaflet. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan rancangan nonequivalent control group design. Penelitian ini dilakukan kepada 61 siswa kelas VII di SMPN terpilih. Kelompok leaflet berjumlah 31 siswa dan kelompok video berjumlah 30 siswa. Pengambilan data penelitian dilakukan sebanyak 4 kali yang terdiri dari 1 kali pre-test (H-0) dan 3 kali post-test (H-0, H+1, H+11) untuk melihat pola dan retensinya. Uji statistik yang digunakan yaitu t dependen dan uji Wilcoxon untuk melihat perubahan di dalam masing-masing kelompok dan uji t independen dan uji Mann-Whitney untuk melihat perbedaan antar kelompok.

Hasil penelitian ini menunjukkan pada kelompok media leaflet, terdapat peningkatan yang signifikan dari pre-test ke post-test 1 terhadap pengetahuan (P=0,000), sikap (P=0,014), norma subjektif responden (P=0,022) dan tidak ada perubahan yang signifikan dari post-test 1 ke post-test 2 dan post-test 2 ke post-test 3 terhadap seluruh variabel. Pada kelompok media video, pengetahuan meningkat signifikan dari pre-test dan post-test 1 (P=0,000) namun tidak untuk sikap (p=0,425) dan norma subjektif (P=0,511), dan sikap menurun signifikan dari post-test 2 ke post-test 3 (P=0,037). Antara kelompok leaflet dan video, tidak ada perbedaan pengetahuan dan sikap yang signifikan pada ketiga perubahan. Pada norma subjektif, terdapat perbedaan perubahan yang signifikan dari post-test 1 ke post-test 2 (P=0,014) dan post-test 2 ke post-test 3 (P=0,033), dengan nilai rata-rata norma subjktif lebih tinggi pada kelompok media video.
Read More
S-9986
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kristin Helena Ratnaningsih; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Asih Setiarini, Adhi Darmawan Tato
S-9482
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nunung Nurhasiah; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Wahyu Kurnia Yusrin Putra, Dwiretno Yuliarti
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku sarapan sehat pada siswa sekolah dasar setelah mendapatkan intervensi dengan menggunakan media leaflet dan video. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan video sebagai kelompok perlakuan dan leaflet sebagai kelompok kontrol. Penelitian ini dilakukan kepada 43 siswa sekolah dasar kelas V yang terdiri dari kelompok leaflet berjumlah 23 siswa dan kelompok video berjumlah 20 siswa. Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan 4 kali yang terdiri dari 1 kali pre test dan 3 kali post test selama 4 minggu dengan menggunakan kuesioner dan form food recall 24 jam. Uji statistik yang digunakan yaitu t test independent, chi square, dan ANOVA.

Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku di dalam masing-masing kelompok setelah dilakukan intervensi. Sementara untuk peningkatan rata-rata skor pengetahuan dan skor sikap setelah intervensi pada kelompok video lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok leaflet. Sedangkan untuk persentase perilaku sarapan sehat diantara kedua kelompok tidak terdapat perbedaan yang bermakna (p>0,05).

Kata Kunci: Sarapan Sehat, Pengetahuan, Sikap, Perilaku, Leaflet, Video
The purpose of this research is to understand the change of knowledge, attitude, and behavior of healty breakfast on elementary school students after being intervened by leaflet and video. Research design is quasy experiment with video as treatment group and leaflet as control group. This experiment implemented to 43 5th grade student in elementary school which leaflet group consist of 23 persons and video group consist of 20 persons. This research has 4 times data retrieval which is consist of 1 pre test and 3 post test in 4 weeks using questionnaire and form food recall 24 hours. The statistic experiment that used for this research is t test independent, chi square, and ANOVA.

The research result shown that there are enhancements of knowledge, attitude, and behavior in each group after the intervention. While the average score enhancement of video group is higher compared to leaflet group. But percentage of healthy breakfast behavior between the two groups was not significant be difference (p>0,05).

Keywords: Attitude, Behavior, Healthy Breakfast, Knowledge, Leaflet, Video
Read More
S-9055
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Anindita Dwi Nur; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Triyanti, Yuni Zahraini
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melihat perubahan pengetahuan, sikap, dan norma subyektif siswa SMA swasta terpilih di Jakarta setelah diberikan media leaflet dan video gizi seimbang. Media leaflet yang digunakan merupakan milik Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sedangkan media video yang digunakan merupakan hasil pengembangan dari media leaflet. Desain penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimental dengan 2 kelompok perlakuan. Penelitian dilakukan pada 54 siswa kelas X di SMA swasta sederajat terpilih, masing-masing kelompok berjumlah 27 siswa.

Pengambilan data penelitian dilakukan sebanyak 4 kali, yang terdiri dari pre-test, post-test 1, post-test 2, dan post-test 3. Uji Statistik yang digunakan adalah uji t-berpasangan untuk menganalisis perbedaan rata-rata antara sebelum dan sesudah diberikannya intervensi pada masing-masing kelompok dan uji t-independen untuk menganalisis perbedaan rata-rata antar kelompok.

Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pengetahuan yang signifikan (P = 0,000) setelah diberikan media pada masing-masing kelompok, namun perubahan sikap dan norma subyektif tidak signifikan. Perbedaan perubahan antara kedua kelompok tidak signifikan, namun perubahan pada kelompok video cenderung lebih tinggi.
Read More
S-9985
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Bahria; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Fatmah, Ida Ruslita
S-5764
Depok : FKM-UI, 2009
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Qurina Amalia Rasyidah; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Triyanti, Yuni Zahraini
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pemberian media video dan leaflet tentang gizi seimbang terhadap perubahan pengetahuan, sikap dan efikasi diri siswa SMA Negeri di Jakarta. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan rancangan pretest posttest tanpa kelompok kontrol. Penelitian ini dilakukan kepada 61 siswa kelas X di SMAN terpilih. Kelompok media video berjumlah 28 siswa dan kelompok media leaflet berjumlah 33 siswa. Pengambilan data penelitian dilakukan sebanyak 4 kali, yang terdiri dari 1 kali pretest dan 3 kali posttest untuk mengukur retensi pengetahuan dan pola perubahan sikap dan efikasi diri siswa. Uji statistik yang digunakan adalah uji t berpasangan untuk melihat perubahan setelah pemberian media, dan uji t tidak berpasangan untuk melihat perbedaan perubahan skor antar kelompok.

Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perubahan pengetahuan yang bermakna pada kelompok video maupun leaflet (p=0,000) begitu pula pada perubahan efikasi diri (p=0,002 dan p=0,001), dan ada kecenderungan perubahan sikap namun tidak bermakna (p=0,944 dan p=1,000). Perbandingan antara kedua media menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna pada penurunan skor pengetahuan (p=0,004) dan perubahan efikasi diri lebih baik pada media leaflet (0,017) dan pada kelompok video terjadi penurunan yang lebih tinggi dibandingkan kelompok leaflet pada posttest 2 (p=0,003) dan posttest 3 (p=0,000).

Kata kunci: Media, Video, leaflet, gizi seimbang, retensi, pengetahuan, sikap, efikasi-diri
Read More
S-10002
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ridho Fathan Anandri; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Wahyu Kurnia Yusrin Putra, Eti Rohati
Abstrak:
Latar belakang: Prevalensi anemia pada remaja putri Indonesia berumur 5-14 tahun adalah 16,3%. Akan tetapi, berdasarkan penelitian terkait kepatuhan minum TTD, dari 274 remaja putri Kota Depok menunjukan bahwa masih 54,4% remaja putri yang tidak mengonsumsi TTD. Tingginya prevalensi anemia pada remaja dapat disebabkan oleh kurangnya pengetahuan, sikap, dan perilaku yang tepat mengenai anemia. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media komik strip dan leaflet terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku terkait penccegahan anemia pada pengguna Instagram pada siswi SMPN Depok terpilih tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperimental yang melibatkan 70 responden. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan adanya perubahan pengetahuan pada masing-masing kelompok, dengan peningkatan pengetahuan yang paling tinggi pada kelompok komik strip. Namun, peningkatan sikap dan perilaku hanya didapatkan pada kelompok komik strip. Kesimpulan: Komik strip pada penelitian ini mampu meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku terkait pencegahan anemia lebih baik dibandingkan leaflet.

Background: The prevalence of anemia in Indonesian adolescent girls aged 5-14 years is 16.3%. However, based on research related to adherence to drinking TTD, of 274 teenage girls in Depok City, it shows that 54.4% of teenage girls do not consume TTD. The high prevalence of anemia in adolescents can be caused by a lack of knowledge, attitudes and appropriate behavior regarding nutrition. Objective: The aim of this research is to determine the effect of comic strip and leaflet media on knowledge, attitudes and behavior related to preventing anemia among Instagram users among female students at SMPN 13 Depok and SMPN 5 Depok in 2024. Method: This research uses a quasi-experimental research design with primary data obtained from 70 respondents. Results: The results of this study showed that there was a change in knowledge in each group, with the highest change in knowledge in the comic strip group. However, changes in attitudes and behavior were only found in the comic strip group. Conclusion: Comic strips in this study were able to increase knowledge, attitudes and behavior related to anemia prevention better than leaflets.
Read More
S-11670
Depok : FKM-UI, 2024
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive