Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 34409 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Heni Hendrawati; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Puput Oktamianti, Amila Megraeni, Budi Hartono
T-3431
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ratna Sari; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Mieke Savitri, Puput Oktamianti, Budi Hartono
Abstrak: Kinerja karyawan memiliki peranan penting dalam pelayanan kesehatan kepadamasyarakat di puskesmas. Tingginya angka kemangkiran, kurang optimalnya pencapaian Standar Pelayanan Minimal program dan ketidakdisiplinan waktu penyampaian laporan dapat berdampak pada kinerja karyawan. Hingga saat inikaryawan Puskesmas kecamatan Tambora belum memiliki informasi yang cukupmengenai kinerja karyawan dan kualitas kehidupan kerja mereka. Tujuandilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kinerja karyawan, hubungan komponen kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja mereka serta komponen mana yang paling dominan hubungannya dengan kinerja karyawan diPuskesmas Kecamatan Tambora. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, pada 119 (seratus sembilan belas) orang karyawan menggunakan alat ukur kuesioner. Hasil penelitan menunjukkan bahwa jumlahkaryawan yang memiliki kinerja kurang cukup besar yaitu mencapai 49,6%. Adadua variabel yang signifikan berhubungan dengan kinerja karyawan yaitu rasa bangga terhadap institusi dan komunikasi. Variabel yang paling dominanberhubungan dengan kinerja adalah komponen rasa bangga terhadap institusi.Saran bagi Puskesmas kecamatan Tambora adalah membangun rasa bangga(pride) terhadap perusahaan bagi setiap karyawan dengan cara memperkuatidentitas dan citra puskesmas, melalui peningkatan kepedulian karyawan terhadapinstitusi karena secara statistik akan meningkatkan kinerja tiga kali lebih baik daripada karyawan yang tidak memiliki rasa bangga tersebut. Kata kunci : Kinerja, Kualitas Kehidupan Kerja, Puskesmas Kecamatan Tambora.
Read More
T-4114
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yuritna Haryono; Pembimbing: Hendrik M. Taurany; Penguji: Anhari Achadi, Nursahlan
S-6808
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Donny Novriansyah; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Jaslis Ilyas, Yuli Prapanca Satar
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan(berdasarkan fungsi pengambil keputusan, fungsi pegawas, fungsi Actuating(penggerak) dan fungsi motivator) dan kompensasi (berdasarkan upah dan gaji,insentif, tunjangan dan fasilitas) terhadap kinerja pegawai Dinas KesehatanKabupaten Lebong Provinsi Bengkulu tahun 2014. Penelitian ini menggunakanmetode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian inipegawai negeri sipil yang berjumlah 90 orang. Sampel diambil dengan menggunakan metode random sampling (probability sampling).Faktor yang paling besar pengaruhnya terhadap kinerja pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong adalah kompensasi berdasarkan upah dan gaji (Beta= 0,533). Hasil penelitian bahwa kinerja pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu tahun 2014 berkinerja dengan kategoribaik. Kata kunci : kepemimpinan, kompensasi, kinerja
The purpose of this study to find out influence of leadership (pursuant tofunction taker of decision, supervisor function, function of actuating andmotivator function) and compensation (pursuant to wage and salary, incentive,facility and subsidy) to officer performance of Public Health Service Sub-Province of Lebong Provinsi Bengkulu at 2014. This research use quantitativemethod with sectional cross desain. Sample in this study all are of the employeesin health lebong 90 person. Sampling taken by using method of random sampling(sampling probability).The most Influence factor to officer performance of Public Health ServiceSub-Province of Lebong is compensation pursuant to wage and salary (Beta=0,533). Result of research that performance officer of Public Health Service Sub-Province of Lebong Provinsi Bengkulu at 2014 have performance with goodcategory. Keyword : Leadership, Compensation, Performance
Read More
T-4129
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ari Eraini; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Jaslis Ilyas, Puput Oktamianti, Indah Rosana Djajadiredja
Abstrak: Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kinerja Pegawai Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya. Jenis penelitian ini adalah survei cross-sectional dengan menggunakan kuesioner penilaian kinerja berdasarkan metoda penilaian sendiri dan metoda 360° yang dimodifikasi. Populasi dan sampel adalah semua Pegawai Negeri Sipil Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya sebanyak 69 orang. Dari 10 unsur penilaian kinerja, ada 6 (enam) unsur yang telah terbukti tidak memiliki perbedaan yang bermakna yaitu pengetahuan terhadap pekerjaan, kuantitas kerja, kualitas kerja, kreativitas, kemauan belajar dan inisiatif, dan komunikasi, sementara 4 (empat) unsur lainnya seperti kerjasama, integritas, disiplin kerja, dan kepemimpinan memiliki perbedaan yang bermakna. Berdasarkan hasil penelitian ini, diperlukan perbaikan manajemen dan peningkatan efektivitas kepemimpinan di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya.


This study aims to determine the Performance of Employee of Palangka Raya Municipality Health Office. This type of research is a cross-sectional survey using modified questionnaires of performance asssessment based on self assessment and 360° methods. Population and sample are all Civil Servants of Palangka Raya Municipality Health Office as many as 69 persons. Of the 10 elements of performance assessment, there are 6 (six) elements that have been proved no significant difference such as knowledge of work, quantity of work, quality of work, creativity, willingness to learn and initiative, and communication, while 4 (four) other elements like cooperation, integrity, work discipline, and leadership have significant differences. Based on the results of this study, improved management and increased effectiveness of environmental leadership are needed in Palangka Raya Municipality Health Office.

Read More
T-3892
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Herliyanti Yadi; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Mieke Savitri, Puput Oktamianti, Budi Hartono, Marisa Aristiawati
Abstrak: Lingkungan kerja yang kondusif mempengaruhi kualitas kehidupan kerja dan dapatmembentuk sumber daya manusia yang berkualitas serta mendukung perbaikan kualitaspelayanan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan kualitas kehidupan kerjaterhadap kinerja pegawai di RSUD Kabupaten Ogan Ilir. Penelitian ini merupakanpenelitian kuantitatif dengan desain cross sectional pada 315 pegawai baik PegawaiNegeri Sipil maupun Tenaga Kerja Sukarela. Analisis yang dilakukan adalah univariat,bivariat dengan uji statistic chi square dan multivariat dengan regresi logistik gandamodel prediksi/determinan.Hasil penelitian menunjukkan kualitas kehidupan kerja masih kurang terutama rasabangga terhadap rumah sakit, keterlibatan/partisipasi pegawai dan fasilitas yang didapat.Demikian pula kinerja pegawai, dari 315 terdapat 164 pegawai 51,1 dengan kinerjakurang. Hasil uji statistic diketahui bahwa keterlibatan/partisipasi pegawai dan fasilitasyang didapat memiliki hubungan signifikan terhadap kinerja pegawai. Analisis lanjutdidapatkan tiga komponen yang mempengaruhi kinerja pegawai yaituketerlibatan/partisipasi pegawai, fasilitas yang didapat dan keselamatan lingkungan kerja.Komponen yang paling dominan adalah fasilitas yang didapat dengan nilai OR 2,670.Dari penelitian diharapkan RSUD Kabupaten Ogan Ilir dapat membentuk tim berisipegawai yang mewakili semua bidang, memperbaiki sistem pemeliharaan fasilitas rumahsakit, memberikan pelatihan dan seminar, menganggarkan secara khusus untuk perbaikansistem keselamatan dengan menambah alat pelindung diri, membetuk tim khusus yangmemperhatikan dan mengawasi keselamatan dan kesehatan pegawai yang dibawahi olehSPI Satuan Pengawas Internal dan mengaktifkan kembali SPI rumah sakit.
A conducive working environment affects the quality of working life and can form qualityhuman resources and support the improvement of service quality. The purpose of thisstudy is to analyze the relationship of quality of work life to employee performance inRSUD Ogan Ilir District. This research is a quantitative research with cross sectionaldesign on 315 employees both civil servants and freelancer. The analyzes were univariate,bivariate with chi square and multivariate statistic test with multiple logistic regressionof predictive determinant model.The result of the study shows that the quality of working life is still lacking, especiallythe pride of the hospital, the involvement participation of employees and the facilitiesobtained. Similarly, employee performance, of 315 there are 164 employees 51.1 withless performance. The result of the statistic test shows that the involvement participationof employees and facilities obtained has a significant relationship to the performance ofemployees. Further analysis found 3 components that affect employee performance is theinvolvement participation of employees, facilities obtained and safety of the workenvironment. The most dominant component is the facility obtained with an OR of 2.670.From the research, it is hoped that the RSUD of Ogan Ilir Regency can form a team ofemployees representing all fields, improve the system of maintaining hospital facilities,provide training and seminars, budgeting specifically for improvement of safety systemby adding personal protective equipment, forming a special team that pay attention andsupervise the safety and health of employees who are covered by SPI Internal ControlUnit and reactivate the hospital 39 s SPI.
Read More
T-5276
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Raphita Sinambela; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Purnawan Junadi, Prastuti Soewondo, Baequni, Donna Pandiangan
Abstrak: Dinas Kesehatan sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertanggung jawab di bidang kesehatan untuk mencapai indikator standar Pelayanan Minimal (SPM) setiap tahun. Untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat yang semakin meningkat saat ini, Dinas Kesehatan dapat terus berbenah dalam peningkatan kinerjanya baik dari sumber daya manusianya dan faktor organisasi. Perilaku pegawai merupakan salah satu faktor yang mendukung keberhasilan organisasi baik dilihat dari pengetahuan dan sikap pegawai untuk pencapaian SPM. Kesiapan organisasi salah satu tools yang dapat digunakan Malcolm Baldrige Assessment mencakup: kepemimpinan; perencanaan strategi; fokus pada pelanggan; penilaian, analisis, dan manajemen pengetahuan; fokus pada pekerja; manajemen proses; dan hasil. Penelitian dilakukan untuk melihat gambaran hubungan antara Perilaku Pegawai dan faktor-faktor organisasi dengan Kinerja Capaian Standar Pelayanan Minimal. Metode penelitian kuantitatif, desain crossectional, melalui pengisian kuesioner dengan google form oleh 232 responden (pegawai). Hasil penelitian seluruh variabel independen memiliki hubungan yang signifikan dengan kinerja capaian SPM. Variabel Pengukuran, Analisis, Pengetahuan Manajemen secara bivariat (p = 0,0001; OR = 46,12; 95% CI = 21,29 – 99,91) dan multivariat (p = 0,0001; OR = 8,288; 95% CI) merupakan varibel dominan berhubungan dengan kinerja Dinkes Kota Sibolga. Total skor kriteria Malcolm Baldrige pada hasil kinerja Dinas Kesehatan Sibolga memperoleh hasil di level Excellent pada posisi Benchamark Leader.
The Health Service as a Regional Apparatus Organization (RAO) is responsible for the health sector to achieve Minimum Service Standard (SPM) indicators every year. To meet the current increasing need for public health services, the Health Service can continue to improve its performance both in terms of human resources and organizational factors. Employee behavior is one of the factors that supports organizational success, both seen from employee knowledge and attitudes towards achieving SPM. Organizational readiness is one tool that Malcolm Baldrige can use Assessments include: leadership; planning strategy; customer focused; assessment, analysis, and knowledge management; focus on workers; management process; and result. The research was conducted to see a picture of the relationship between employee behavior and organizational factors and the performance of achieving minimum service standards. Quantitative research method, cross-sectional design, by filling out a questionnaire using Google Form by 232 respondents (employees). The research results show that all independent variables have a significant relationship with SPM performance. Measurement variables, Analysis, Management Knowledge bivariate (p = 0.0001; OR = 46.12; 95% CI = 21.29 – 99.91) and multivariate (p = 0.0001; OR = 8.288; 95% CI ) is the dominant variable related to the performance of the Sibolga City Health Office. Malcolm Baldrige's total criteria score on the performance results of the Sibolga Health Service obtained results at the Excellent level in the Benchamark Leader position.
Read More
T-6906
Depok : FKM-UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rosmalinda; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Anhari Achadi, Vetty Yulianty Permanasari, Oos Fatimah Rosyati, Amila Megraini
Abstrak:

Tugas dan tanggung jawab dari tenaga analis kesehatan, mengembangkan prosedur untuk mengambil dan memproses spesimen, melaksanakan uji analitik terhadap reagen dan spesimen, mengoperasikan dan memelihara peralatan/instrumen laboratorium, mengevaluasi data laboratorium untuk memastikan akurasi dan prosedur pengendalian mutu dan mengembangkan pemecahan masalah yang berkaitan dengan data hasil uji, mengevaluasi teknik, instrumen, dan prosedur baru untuk menentukan manfaat kepraktisannya, membantu klinisi dalam pemanfaatan data laboratorium secara efektif dan efisien untuk menginterpretasikan hasil uji laboratorium, merencanakan, mengatur, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan laboratorium, membimbing dan membina tenaga kesehatan lain dalam bidang teknik kelaboratoriuman, merancang dan melaksanakan penelitian dalam bidang laboratorium kesehatan.(Permenkes Nomor 42 Tahun 2015.pdf, t.t.)Tujuan penelitian untuk melihat gambaran ketersediaan tenaga ATLM dan upaya pemenuhan tenaga ATLM. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain studi kasus Analisis Ketersediaan tenaga ATLM dan upaya pemenuhan Tenaga Ahli Teknologi Laboratorium Medik (Atlm) Puskesmas di Kabupaten Lebak Provinsi Banten Tahun 2023. Desain ini bertujuan untuk mempelajari secara mendalam tentang kejadian yang terjadi dalam konteks tertentu. Dengan menggunakan berbagai bukti, penelitian ini akan menggali informasi yang detail dan lengkap mengenai suatu kasus. Studi kasus memungkinkan peneliti untuk mengeksplorasi kejadian dengan mendalam, terbatas pada lokasi dan waktu tertentu, dan menyajikan informasi secara deskriptif. Hasil didapatkan dari 43 Puskesmas di level Kabupaten ada 28 Puskesmas yang belum memiliki tenaga ATLM sehingga belum memenuhi kesesuaian standar PMK 43 tahun 2019, hanya 15 Puskesmas yang memiliki tenaga ATLM dan baru 7 Puskesmas yang memiliki tenaga yang lengkap yakni 9 jenis tenaga. Perencanaan yang baik terhadap ketersediaan dan upaya pemenuhan tenaga diharapkan mampu menjadi salah satu solusi untuk pemenuhan tenaga ATLM.


Duties and responsibilities of health analyst personnel, develop procedures for taking and processing specimens, carry out analytical tests on reagents and specimens, operate and maintain laboratory equipment/instruments, evaluate laboratory data to ensure accuracy and quality control procedures and develop solutions to problems related to test result data, evaluating new techniques, instruments and procedures to determine their practical benefits, assisting clinicians in utilizing laboratory data effectively and efficiently to interpret laboratory test results, planning, organizing, implementing and evaluating laboratory activities, guiding and coaching other health workers in the field of laboratory engineering, designing and carrying out research in the field of health laboratories. (Permenkes Number 42 of 2015.pdf, t.t.) The aim of the research is to see a picture of the availability of ATLM personnel and efforts to fulfill ATLM personnel. This research uses a qualitative research method with a case study design, analysis of the availability of ATLM personnel and efforts to fulfill medical laboratory technology experts (ATLM) for health centers in Lebak Regency, Banten Province in 2023. This design aims to study in depth about events that occur in a certain context. By using various evidence, this research will dig up detailed and complete information about a case. Case studies allow researchers to explore events in depth, are limited to a specific location and time, and present information descriptively. The results obtained from 43 Community Health Centers at the Regency level, there are 28 Community Health Centers that do not have ATLM staff so they do not meet the 2019 PMK 43 standards, only 15 Community Health Centers have ATLM staff and only 7 Community Health Centers have complete staff, namely 9 types of staff. It is hoped that good planning regarding the availability and efforts to fulfill personnel can be one of the solutions for fulfilling ATLM personnel.

Read More
T-7128
Depok : FKM UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Noel Sita Rukmi; Pembimbing: Hafizzurachman; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Setiawaty, Emilia Amir
Abstrak: Abstrak

Upaya peningkatan mutu pelayanan ditetapkan dalam Undang-Undang No 44 tahun 2009 tentang akreditasi. Tahun 2013, Joint Commision Internasional (JCI) akan melakukan penilaian akreditasi secara internasional terhadap RSUP Fatmawati terutama mutu pelayanan patient safety. Sehingga perlu diadakan pelatihan basic life support sebagai salah satu syarat pemenuhan penilaian tersebut. Dimulai tahun 2012 terhadap para pegawai non medis, sehingga perlu dievaluasi kegiatan pelatihan tersebut.

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung antara ketepatan metode pelatihan, kualitas materi pelatihan,kualitas instruktur pelatihan terhadap retensi materi pelatihan dan kompetensi pegawai non medis dalam melakukan bantuan hidup dasar / basic life support pascapelatihan Basic Life Support di RSUP Fatmawati tahun 2012. Metode penelitian ini menggunakan statistik analisis "Structural Equation Model (SEM) Partial Least Square (PLS)". Sampel sebanyak 100 responden pegawai non medis yang telah mengikuti pelatihan.

Hasil analisis menunjukkan terdapat pengaruh Pengaruh Ketepatan Metode, Kualitas Materi, Kualitas Instruktur Pelatihan Terhadap Retensi Materi Pelatihan dan Kompetensi Pegawai Non Medis dengan derajat kepercayaan 95 %, kecuali variabel kualitas instruktur pelatihan terhadap kompetensi pegawai, memiliki tingkat kepercayaan mendekati 70 %.

Rekomendasi hasil penelitian lebih lanjut diarahkan kepada Direksi RSUP Fatmawati, Bagian Pendidikan dan Penelitian dan Bagian Sumber Daya Manusia.


Efforts to improve the healthcare quality is stated in the State Law No. 44 year 2009 concerning accreditation. In 2013, the Fatmawati hospital will be assessed by Joint Commission International (JCI) using international accreditation standard especially regarding patient safety quality. So it is necessary to conduct the basic life support training as a one of condition to fulfill the assessment. This training had been conducted from 2012 and implemented to the non-medical personnel, so the training needs to be evaluated.

The purpose of this study is to determine the direct and indirect influence between the precision of the method of training, training materials quality, training instructor quality on the retention of the training material and non-medical personnel competence in performing basic life support training in Fatmawati general hospital Basic Life Support year 2012. This study uses statistic methods of analysis "Structural Equation Model (SEM) Partial Least Square (PLS)". Using Sample from 100 non-medical personnel respondents who have been trained with the basic life support training.

The results show there are significant effect of Method precision, Material Quality, Materials Quality, Training Instructor Quality towards Training Material Retention Quality and Competency of the Non-Medical personnel with 95% confidence level, except for the training instructors quality variable to employee competence, have approached the 70% confidence level.

Further research recommendations are directed to the Fatmawati General Hospital Board of Directors, Education and Research Department and the Human Resources Department.

Read More
T-3901
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yossi Fitria Damayanti; Pembimbing: Dian Ayubi; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Ina Yuniati, Aris Purwanto
T-3536
Depok : FKM-UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive