Ditemukan 26602 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Siwi Hershita Danti; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Anhari Achadi, Herlena Indrayani
Abstrak:
Skripsi ini membahas gaya kepemimpinan Kepala Perawat, termasuk tingkatfleksibilitas dan efektivitas dari gaya kepemimpinan tersebut dan perilaku caringperawat di instalasi rawat inap RS Hermina Jatinegara. Penelitian ini adalah penelitiankuantitatif dengan desain pendekatan cross-sectional. Hasil penelitian memperlihatkanbahwa gaya kepemimpinan dominan yang dinilai pada Kepala Perawat di instalasi rawatinap RS Hermina Jatinegara adalah gaya kepemimpinan directing dengan tingkatfleksibilitas sangat fleksibel dan tingkat keefektifan sedang. Untuk perilaku caring,yang paling banyak dinilai adalah kategori cukup caring. Dari hasil analisis bivariatdidapat hubungan yang bermakna antara gaya kepemimpinan, fleksibilitas dan efetivitasgaya kepemimpinan kepala perawat terhadap perilaku caring perawat. Dan dari hasilpenelitian ini diharapkan dapat menjadi gambaran bagi Kepala Perawat, ManajemenRumah Sakit, dan peneliti selanjutnya dalam mengembangkan peran kepemimpinanuntuk keperluan kebijakan instansi masing-masing.
This study discusses the Head of Nursing leadership style, including the level offlexibility and effectiveness of the leadership style and caring behavior of nurses in theinpatient installation of Hermina Jatinegara Hospital. This research is a quantitativestudy with a cross-sectional design. The results showed that the dominant leadershipstyle assessed by the Head of Nurses in the inpatient facility of Hermina JatinegaraHospital was directing leadership style with a very flexible level of flexibility andmoderate effectiveness. For caring behavior, the most rated is the category of caringenough. From the results of bivariate analysis obtained a significant relationshipbetween leadership style, flexibility and effectiveness of the leadership style of thenurse's head to nurse caring behavior. And the results of this study are expected to be anoverview for the Head of Nurses, Hospital Management, and subsequent researchers indeveloping leadership roles for the policy needs of their respective agencies.
Read More
This study discusses the Head of Nursing leadership style, including the level offlexibility and effectiveness of the leadership style and caring behavior of nurses in theinpatient installation of Hermina Jatinegara Hospital. This research is a quantitativestudy with a cross-sectional design. The results showed that the dominant leadershipstyle assessed by the Head of Nurses in the inpatient facility of Hermina JatinegaraHospital was directing leadership style with a very flexible level of flexibility andmoderate effectiveness. For caring behavior, the most rated is the category of caringenough. From the results of bivariate analysis obtained a significant relationshipbetween leadership style, flexibility and effectiveness of the leadership style of thenurse's head to nurse caring behavior. And the results of this study are expected to be anoverview for the Head of Nurses, Hospital Management, and subsequent researchers indeveloping leadership roles for the policy needs of their respective agencies.
S-9713
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Resty Vidiawati; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Jaslis Ilyas, Herlena Indriyani
S-9652
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Amanda Tarisa Khairana; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Puput Oktamianti, Novendra
Abstrak:
Read More
Keselamatan pasien merupakan aspek krusial dalam pelayanan rumah sakit, di mana perawat sebagai tenaga kesehatan garda terdepan memiliki peran sentral dalam membangun budaya keselamatan pasien. Namun, stres kerja yang dialami perawat berpotensi memengaruhi kualitas pelayanan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara stres kerja perawat dengan pelaksanaan budaya keselamatan pasien di Instalasi Rawat Inap RS Hermina Metland Cibitung tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner ENSS (Expanded Nursing Stress Scale) untuk mengukur tingkat stres kerja dan HSOPSC (Hospital Survey on Patient Safety Culture) untuk menilai budaya keselamatan pasien. Sebanyak 36 perawat pelaksana diambil sebagai responden dengan teknik total sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara keseluruhan, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara stres kerja dan budaya keselamatan pasien (p >0,05). Namun, terdapat tiga pasangan dimensi dari kedua variabel yang menunjukkan hubungan signifikan secara statistik (p <0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun hubungan secara umum tidak signifikan, beberapa aspek stres kerja memiliki pengaruh terhadap dimensi tertentu dari budaya keselamatan pasien, sehingga perlu menjadi perhatian dalam manajemen keperawatan.
Patient safety is a crucial aspect of hospital services, with nurses as frontline health workers playing a central role in fostering a culture of safety. However, the work-related stress experienced by nurses has the potential to affect the quality of care provided. This study aims to analyze the relationship between nurses' job stress and the implementation of patient safety culture in the Inpatient Unit of Hermina Metland Cibitung Hospital in 2025. A quantitative approach with a cross-sectional study design was used. Data were collected using the Expanded Nursing Stress Scale (ENSS) to measure job stress levels and the Hospital Survey on Patient Safety Culture (HSOPSC) to assess patient safety culture. A total of 36 staff nurses were selected as respondents using a total sampling technique. The results showed that, overall, there was no statistically significant relationship between job stress and patient safety culture (p >0.05). However, three pairs of dimensions between the two variables showed statistically significant correlations (p <0.05). These findings suggest that although no general relationship was found, certain aspects of job stress do influence specific dimensions of the patient safety culture, and should therefore be taken into consideration in nursing management.
S-11914
Depok : FKM UI, 2025
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Muhammad Iqbal Syaf Rizal; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Jaslis Iljas, Novita Sari Enny
Abstrak:
Skripsi ini membahas tentang analisis beban kerja perawat pelaksana di instalasi rawat inap anak RS Hermina Bogor untuk mengetahui kebutuhan tenaga perawat pelaksana dengan berbagai macam metode perhitungan. Pasien anak merupakan pengunjung terbanyak yang dirawat di RS Hermina Bogor. Kebutuhan tenaga perawat pelaksana khususnya di Instalasi rawat inap anak harus benar-benar diperhatikan sehingga mutu pelayanan di RS Hermina Bogor menjadi semakin baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan analisis kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dengan observasi work sampling pada bulan April 2019 untuk mendapatkan gambaran beban kerja perawat pelaksana yang kemudian dapat digunakan untuk perhitungan WISN (workloud indikator staffing need). Perhitungan juga dilakukan dengan formula Ilyas, formula hasil lokakarya PPNI dan formula Gillies. Hasil penelitian menunjukan bahwa beban kerja perawat pelaksana pada kegiatan produktif sebesar 86,71% . Shift pagi merupakan shift dengan beban kerja tertinggi yaitu 94,79%. Untuk hasil perhitungan kebutuhan tenaga perawat dengan metode WISN diperoleh hasil 17 orang. Perhitungan dengan formula Ilyas diperoleh hasil 18 orang, formula PPNI 26 orang dan formula Gillies yaitu 17 orang. Jumlah perawat pada saat ini yaitu 15 orang sehingga masih terdapat kekurangan tenaga 2 orang dengan perhitungan WISN dan Gillies, 3 orang dengan formula Ilyas dan 11 orang untuk perhitungan formula PPNI. Pada kondisi saat ini perawat harus dapat memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk melakukan kegiatan administrasi karena merupakan kegiatan dengan jumlah waktu terbanyak dan perlunya evaluasi terkait dengan uraian jabatan perawat pelaksana sehingga tidak perlu melakukan kegiatan diluar tanggung jawab perawat pelaksana dan dapat lebih fokus terhadap kegiatan perawatan pasien.
Read More
S-10178
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Aisyah Rahmayanti; Pembimbing: Ronnie Rivany; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Susanti Tungka
Abstrak:
Berdasarkan pengamatan sederhana, didapatkan bahwa terdapat adanya ketidaksinambungan yang terjadi mengenai persepsi karyawan di Rumah Sakit Hermina Depok dalam hal pekerjaan yang dilakukan dan yang tercantum dalam uraian jabatan, serta penilaian kinerja yang dilakukan oleh manajemen rumah sakit. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi perawat pelaksana rawat inap mengenai analisis jabatan dengan penilaian kinerja di Rumah Sakit Hermina Depok tahun 2014. Penelitian ini merupakan studi cross-sectional dengan jenis penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksana rawat inap dengan sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan pada variabel persepsi standard, SKAs, dan qualifications dengan persepsi penilaian kinerja yakni p=0,000; p=0,006; p=0,011 (p<0,05) dan untuk variabel persepsi task dan conditions tidak ada hubungan yang signifikan dengan persepsi penilaian kinerja yakni p=1,000; p=0,685 (p>0,05). Kesimpulannya adalah secara garis besar persepsi perawat pelaksana rawat inap di Rumah Sakit Hermina Depok tahun 2014 sudah mengetahui dengan baik mengenai analisis jabatan dan penilaian kinerja yang dilakukan oleh rumah sakit. Kata Kunci: Persepsi; Analisis Jabatan; Penilaian Kinerja; Perawat
Read More
S-8598
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Indah Paraswati; Pembombing: Wahyu Sulistiadi; Penguji: Anhari Achadi, Dede Setyadi
Abstrak:
Skripsi ini membahas tentang hubungan kualitas pelayanan dan sistem antriandengan kepuasan pasien BPJS pada pasien rawat jalan di RS Hermina Jatinegara.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.Data diolah melalui analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitianmenyarankan bahwa pihak RS Hermina Jatinegara harus lebih meningkatkan lagikualitas pelayanan. Selain itu hasil penelitian ini juga menyarankan agar pihak RSHermina Jatinegara menerapkan sistem antrian yang efektif dan efisien sehinggapasien BPJS bisa lebih cepat mendapatkan pelayanan kesehatan.
Kata kunci:Kualitas pelayanan, sistem antrian, kepuasan pasien BPJS
This thesis discusses the relationship between service quality and queuing systemwith BPJS patient satisfaction in outpatients at Hermina Jatinegara Hospital. Thisstudy uses a quantitative method with a cross sectional approach. Data isprocessed through univariate, bivariate and multivariate analysis. The results ofthe study suggest that the Hermina Jatinegara Hospital must further improve thequality of service. In addition, the results of this study also suggested thatHermina Jatinegara Hospital implement an effective and efficient queuing systemso that BPJS patients can get health services faster.
Key words: Service quality, queuing system, patient satisfaction.
Read More
Kata kunci:Kualitas pelayanan, sistem antrian, kepuasan pasien BPJS
This thesis discusses the relationship between service quality and queuing systemwith BPJS patient satisfaction in outpatients at Hermina Jatinegara Hospital. Thisstudy uses a quantitative method with a cross sectional approach. Data isprocessed through univariate, bivariate and multivariate analysis. The results ofthe study suggest that the Hermina Jatinegara Hospital must further improve thequality of service. In addition, the results of this study also suggested thatHermina Jatinegara Hospital implement an effective and efficient queuing systemso that BPJS patients can get health services faster.
Key words: Service quality, queuing system, patient satisfaction.
S-9698
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Indri Oktafiyani; Pembimbing: Anhari Achadi; Penguji: Welas Riyanto, Purnawan Junadi
Abstrak:
Latar Belakang: Needle Stick Injury merupakan luka yang dialami oleh tenaga kesehatan dan diakibatkan karena tusukan atau robekan dari jarum atau benda tajam lainnya. Tenaga kesehatan yang sangat rentan terhadap kejadian tertusuk jarum adalah perawat. Saat ini, angka kejadian tertusuk jarum dikalangan perawat yang bekerja di rumah sakit menunjukkan angka yang masih tinggi. Di RSUP Fatmawati, tahun 2015 dan 2016 dari bulan Januari-Desember tercatat sebanyak 40 kasus tertusuk jarum pada perawat dan pada bulan Januari-Agustus 2017 tercatat sebanyak 4 kasus tertusuk jarum pada perawat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dan upaya pencegahan kejadian tertusuk jarum pada perawat di Instalasi Rawat Inap Teratai RSUP Fatmawati tahun 2018. Desain dan Metode: Penelitian ini dilakukan dengan desain studi cross sectional dengan pengumpulan data primer melalui penyebaran kuisioner kepada 170 responden yaitu perawat pelaksana di Instalasi Rawat Inap Teratai RSUP Fatmawati yang telah bekerja minimal 1 tahun. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik (97,1%), sikap yang cukup baik (88,8%), dan upaya pencegahan kejadian tertusuk jarum yang cukup baik (66,5%). Hasil analisis bivariat dengan uji Chi Square (α=0,05) ditemukan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan perawat dengan sikap perawat (pvalue=0,451 dan OR=0,490); tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan perawat dengan upaya pencegahan kejadian tertusuk jarum (pvalue=0,665 dan OR=2,055); dan ada hubungan yang bermakna antara sikap perawat dengan upaya pencegahan kejadian tertusuk jarum (pvalue=0,033 dan OR=3,139). Kesimpulan dan Saran: Hubungan yang tidak bermakna adalah pengetahuan dengan sikap, serta pengetahuan dengan upaya pencegahan kejadian tertusuk jarum. Sedangkan, hubungan yang bermakna adalah sikap dengan upaya pencegahan kejadian tertusuk jarum. Diharapkan pihak rumah sakit memberikan pelatihan rutin dan berkala terkait needle stick injury khususnya dalam hal teknik recapping minimal setiap 6 bulan sekali; menyediakan poster K3 terkait prosedur melakukan tindakan penyuntikan yang benar di setiap ruangan kerja perawat; dan pemberian penghargaan setiap bulan bagi perawat yang telah melakukan praktik kerja yang aman. Kata kunci: Needle Stick Injury, Pengetahuan, RSUP Fatmawati, Sikap, Upaya Pencegahan Kejadian Tertusuk Jarum
Read More
S-9641
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Sakti Wahyu Perdana; Pembimbing: Wahyu Sulistiadi; Penguji: Anhari Achadi, Okky Indra Perdana
Abstrak:
Skripsi ini membahas gambaran waktu tunggu pelayanan Instalasi Farmasi Rawat Jalanlantai 3 RS Hermina Bekasi pada jam sibuk. Penelitian ini adalah penelitian cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif berupa observasi waktu tunggu dan didukungpendekatan kualitatif berupa telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu tunggu pelayanan obat pada jam sibuk melewati standar waktu tunggu yangditetapkan rumah sakit. Oleh karena itu disarankan untuk dilakukan penambahansumber daya baik berupa sumber daya manusia maupun sarana dan prasarana agarmeningkatkan performa pelayanan resep obat.di Instalasi Farmasi RS Hermina Bekasi
Kata kunci:Lama waktu tunggu, pelayanan resep, farmasi
The focus of this study is the overview of waiting time of pharmacy services in 3rd flooroutpatient pharmacy at busy hours. This is a crossectional study with quantitativeapproach and qualitative approach through observation of wating time and documentreview. The result of the study shows that average of waiting times pharmacyprescribtion services is above the standard that hospital made. The study sugest toincrease the input resource to improve the performance of prescribtion services in 3rdfloor Outpatient Pharmacy in Hermina Hospital Bekasi
Key words:Waiting Time, Prescription Service, Pharmacy.
Read More
Kata kunci:Lama waktu tunggu, pelayanan resep, farmasi
The focus of this study is the overview of waiting time of pharmacy services in 3rd flooroutpatient pharmacy at busy hours. This is a crossectional study with quantitativeapproach and qualitative approach through observation of wating time and documentreview. The result of the study shows that average of waiting times pharmacyprescribtion services is above the standard that hospital made. The study sugest toincrease the input resource to improve the performance of prescribtion services in 3rdfloor Outpatient Pharmacy in Hermina Hospital Bekasi
Key words:Waiting Time, Prescription Service, Pharmacy.
S-9706
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dyah Ratih Kanestren; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Heru Susmono
S-5786
Depok : FKM-UI, 2009
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nabilah Andyta Ramadhana; Pembimbing: Wahyu Sulistiadi; Penguji: Anhari Achadi, Erty Masiha
Abstrak:
Student Centered E-Learning (SCeLE) merupakan media pembelajaran online yang mulai digunakan pada tahun 2008. Penggunaan SCeLE pada Rumpun Sosial dan Humaniora paling rendah dibandingkan dengan Rumpun Sains dan Teknologi serta Rumpun Ilmu Kesehatan di Universitas Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penerimaan teknologi yang memengaruhi tingkat kepuasan mahasiswa sosial humaniora dalam menggunakan SCeLE. Penelitian ini menggunakan penggabungan antara teori information success model DeLone & McLean dan Technology Acceptance Model (TAM) dengan analisis menggunakan SEM-PLS. Hasil penelitian dari 9 hipotesis terdapat 7 hipotesis diterima dan 2 hipotesis yang ditolak. Hipotesis yang ditolak yaitu service quality berpengaruh terhadap perceived usefulness, dan system quality berpengaruh terhadap perceived usefulness. Hipotesis yang diterima adalah Service quality berpengaruh terhadap perceived ease of us, Information quality berpengaruh terhadap perceived ease of use, Information quality berpengaruh terhadap perceived usefulness, System quality berpengaruh terhadap perceived ease of use, perceived ease of use berpengaruh terhadap behavioural intention, perceived usefulness berpengaruh terhadap behavioural intention, behavioural intention berpengaruh terhadap user satisfaction.
Kata Kunci : SCeLE, SEM-PLS, Universitas Indonesia, information success model, dan Technology Acceptance Model (TAM)
Student Centered E-Learning (SCeLE) is an online learning media that was used in 2008. The use of SCeLE in the Social and Humanities Cluster was the lowest compared to the Science and Technology Cluster and the Health Sciences Cluster at the University of Indonesia. This study aims to determine the technology acceptance factors that affect the level of satisfaction of social humanities students in using SCeLE.This study uses a merger between DeLone & McLean's information success model and Technology Acceptance Model (TAM) with analysis using SEM-PLS. The results of the study of 9 hypotheses there are 7 hypotheses accepted and 2 hypotheses rejected. The rejected hypothesis is that service quality has an effect on perceived usefulness, and system quality has an effect on perceived usefulness. The most accepted hypothesis is Service quality affect the perceived ease of us, Information quality affect the perceived ease of use, Information quality affect the perceived usefulness, System quality affect the perceived ease of use, perceived ease of use influence on behavioral intention, perceived usefulness influential to behavioral intention, behavioral intention effect on user satisfaction.
Keywords : SCeLE, SEM-PLS, University of Indonesia, information success model, dan Technology Acceptance Model (TAM)
Read More
Kata Kunci : SCeLE, SEM-PLS, Universitas Indonesia, information success model, dan Technology Acceptance Model (TAM)
Student Centered E-Learning (SCeLE) is an online learning media that was used in 2008. The use of SCeLE in the Social and Humanities Cluster was the lowest compared to the Science and Technology Cluster and the Health Sciences Cluster at the University of Indonesia. This study aims to determine the technology acceptance factors that affect the level of satisfaction of social humanities students in using SCeLE.This study uses a merger between DeLone & McLean's information success model and Technology Acceptance Model (TAM) with analysis using SEM-PLS. The results of the study of 9 hypotheses there are 7 hypotheses accepted and 2 hypotheses rejected. The rejected hypothesis is that service quality has an effect on perceived usefulness, and system quality has an effect on perceived usefulness. The most accepted hypothesis is Service quality affect the perceived ease of us, Information quality affect the perceived ease of use, Information quality affect the perceived usefulness, System quality affect the perceived ease of use, perceived ease of use influence on behavioral intention, perceived usefulness influential to behavioral intention, behavioral intention effect on user satisfaction.
Keywords : SCeLE, SEM-PLS, University of Indonesia, information success model, dan Technology Acceptance Model (TAM)
S-9837
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
