Ditemukan 28 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Anna Kurniati, Ferry Efendi
610.69 KUR k
Jakarta : Salemba Medika, 2014
Buku (pinjaman 1 minggu) Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Graz Y.H. Rimba; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Amal Chalik Sjaaf, Adang Bachtiar, Duta Liana, Hoyi Siantoresmi
Abstrak:
Rumah sakit adalah organisasi padat karya yang memerlukan SDM yang terus berkembang sehingga pengembangan SDM adalah faktor kunci keberhasilan organisasi dalam mewujudkan visi misi serta rencana strategisnya demi meningkatkan kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas rencana strategis pengembangan SDM di Rumah Sakit Jantung Diagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dan dilengkapi dengan survey digital untuk melihat persepsi pekerja terhadap program pengembangan SDM. Hasil penelitian menunjukan penerapan rencana strategis pengembangan SDM sudah cukup baik terbukti dengan tingginya tingkat partisipasi pekerja, adanya unit yang memastikan terlaksananya program serta dukungan dari Head Office termasuk soal budgeting. Perlu dibuat training need analysis yang terindividualisasi sehingga program sesuai dengan kebutuhan rumah sakit serta pemilihan pekerja sesuai dengan tujuan program. Penilaian yang menghubungkan antara hasil pengembangan SDM dengan kinerja individu/organisasi belum dilakukan secara konsisten. Saran peneliti dapat dibuat Individual Development Program (IDP) dan Training Need Analysis. Unit diklat/SDM dapat memberikan motivasi kepada peserta akan manfaat dari pengembangan SDM, serta melakukan penilaian kinerja secara berkala khususnya yang berhubungan dengan tujuan dan sasaran program pengembangan yang telah diikuti oleh pekerja. Rumah Sakit Jantung Diagram dapat mengikuti template analisa, desain, implementasi dan evaluasi dalam rencana strategis pengembangan SDM serta dalam menyusun laporan pertanggungjawaban.
Read More
B-2230
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Christina Prahastuti; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Fatma Lestari, Corina D.S. Riantoputra, Soehatman Ramli, Widura Imam Mustopo
Abstrak:
Latar Belakang: Pandemi Covid-19 telah memberikan dimensi baru sekaligus ancaman pada dunia kerja yang tidak terbatas pada pandemi Covid-19 saja. Dalam dunia Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dikenal adanya kecelakaan, penyakit akibat kerja dan gangguan keselamatan dan kesehatan kerja lainnya. Tidak semua Perusahaan memiliki staf profesional K3 atau Departemen K3 sehingga bidang ini menjadi bagian dari tugas dan tanggung jawab Departemen SDM. Untuk menunjang keberhasilan para profesional SDM dalam menjalankan tugas terkait K3 salah satunya adalah dengan penguasaan kompetensi K3
Tujuan: Menganalisis kompetensi K3 apa saja yang harus dimiliki oleh professional SDM dalam menjalankan peran K3 pada perusahaan yang belum memiliki tenaga khusus bidang K3 dan tingkat kemahiran masing-masing kompetensi dengan pendekatan Taksonomi Bloom.
Metode: Penelitian menggunakan desain studi kualitatif, dilakukan pada manejer SDM yang bekerja pada perusahaan yang belum memiliki staf atau departemen K3 sebanyak 12 orang dan professional atau ahli K3 sebanyak 4 orang.
Hasil: Kompetensi K3 yang harus dimiliki oleh professional SDM adalah komunikasi, kinerja individu, penerapan dan pemahaman budaya perusahaan terkait K3, manajemen pemangku kepentingan dan bekerja dalam tim.
Kesimpulan: Penting bagi Perusahaan yang belum memiliki staf atau departemen K3 untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kompetensi K3 pada profesional SDM di organisasinya agar mampu menjaga keselamatan dan kesehatan karyawan.
Read More
Tujuan: Menganalisis kompetensi K3 apa saja yang harus dimiliki oleh professional SDM dalam menjalankan peran K3 pada perusahaan yang belum memiliki tenaga khusus bidang K3 dan tingkat kemahiran masing-masing kompetensi dengan pendekatan Taksonomi Bloom.
Metode: Penelitian menggunakan desain studi kualitatif, dilakukan pada manejer SDM yang bekerja pada perusahaan yang belum memiliki staf atau departemen K3 sebanyak 12 orang dan professional atau ahli K3 sebanyak 4 orang.
Hasil: Kompetensi K3 yang harus dimiliki oleh professional SDM adalah komunikasi, kinerja individu, penerapan dan pemahaman budaya perusahaan terkait K3, manajemen pemangku kepentingan dan bekerja dalam tim.
Kesimpulan: Penting bagi Perusahaan yang belum memiliki staf atau departemen K3 untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kompetensi K3 pada profesional SDM di organisasinya agar mampu menjaga keselamatan dan kesehatan karyawan.
T-6285
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Anggun Wirabuana; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Puput Oktamianti, Dedeh Yuningsih
Abstrak:
Skripsi ini membahas analisis jumlah kebutuhan bidan di Unit PONED puskesmas Sriamur Tambun Utara dengan menggunakan Metode WISN melalui observasi menggunakan work sampling dan wawancara. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Hasil penelitian mendapatkan bahwa keadaan jumlah bidan berdasarkan teori yang terdapat di Puskesmas Sriamur berkelebihan sebesar 31,24% dan berdasarkan keadaan riil sebesar 0,038%. Menyarankan untuk distribusikan bidan ke Pustu dan unit lain yang membutuhkan SDM, memberikan tugas dan fungsi pokok tambahan bidan yang bertugas di PONED. Kata kunci: Bidan, SDM, WISN, PONED, Puskesmas. This thesis discusses the analysis of the number of midwife needs in the unit PONED puskesmas Sriamur Tambun Utara by using WISN method through observation using work sampling and interview. This research is a qualitative research with descriptive design. The result of the research shows that the number of midwives based on theory in Sriamur Public Health Center is over 31,24% and based on real case is over 0,038%. Suggest to distribute midwives to Pustu and other units that require human resources, providing the additional duties and functions of additional midwives on duty at PONED. Key words: Midwife, Human Resource, WISN, PONED, Puskesmas
Read More
S-9692
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Sondang; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Puput Oktamianti, Lusi Widiastuti
Abstrak:
Pada tahun 2014 Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan SDM Kesehatan mendistribusikan produk Dokumen Rencana Kebutuhan SDM Kesehatan untuk menjadi acuan dalam penyusunan rencana kebutuhan SDM Kesehatan di Dinas Provinsi namun pendistribusian dokumen mengalami keterlambatan. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan Dokumen Rencana Kebutuhan SDM Kesehatan Tahun 2014 Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan SDM Kesehatan di Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Pada Tahun 2014. Hasil penelitian menunjukkan pada tahun 2014 Dokumen Rencana Kebutuhan SDM Kesehatan Tahun 2014 Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan SDM Kesehatan tidak menjadi acuan dalam penyusunan dokumen rencana kebutuhan SDM Kesehatan di Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dan di tahun 2015 digunakan sebagai acuan namun data sudah tidak sesuai dengan kondisi yang ada antara lain dikarenakan sumber data Dokumen Rencana Kebutuhan SDM Kesehatan Tahun 2014 Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan SDM Kesehatan tahun 2013 dan terjadi mutasi pegawai sehubungan dengan pembukaan RSU Kecamatan. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan penyebab dari kurang tercapainya tujuan dokumen rencana kebutuhan SDM Kesehatan di Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta tahun 2015 yaitu integrasi data belum dianggap penting.
In 2014 the Human Resources Planning and Utilization of Health distributes products Health Plan Document HR needs to be a reference in health human resource planning needs in the Provincial Office, but the distribution of the document has been delayed. This qualitative study aims to determine the implementation of the Health Human Resource Needs Plan Document 2014 Human Resources Planning and Utilization of Health in Jakarta Provincial Health Office of the Year 2014. The results showed in 2014 Needs Plan Document HR 2014 Health Center Health Human Resource Planning and Utilization not a reference in the preparation of the document HHR planning needs in the Jakarta Provincial Health Office and in 2015 was used as a reference but the data is not in accordance with the existing conditions, among others, because the data sources Needs Plan Document HR 2014 Health Center Health Human Resource Planning and Utilization of year 2013 and a mutation of employees in connection with the opening of the District Hospital. The conclusion of this study, the cause of the lack of achievement of the plan document HHR needs in Jakarta Provincial Health Office in 2015, namely the integration of the data has not been considered important.
Read More
In 2014 the Human Resources Planning and Utilization of Health distributes products Health Plan Document HR needs to be a reference in health human resource planning needs in the Provincial Office, but the distribution of the document has been delayed.
S-8878
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Subandi Sardjoko
Abstrak:
SDM kesehatan mempunyai peran yang strategis dalam pelayanan kesehatan dan terus diupayakan oleh pemerintah agar tersedia secara memadai baik dari sisi jumlsh, jenis, dan kualitasnya serta terdistribusi secara merata. Belum terpenuhinya kebutuhan SDM kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit menjadi titik kritis bagi Indonesia dalam menghadapi tantangan transisi demografi (penduduk menua) dan transisi epidemiologi serta dalam pencapaian target UHC dan SDG's
Read More
610.92 SUB s
Jakarta : Kementerian PPN/Bappenas, 2019
Buku (pinjaman 1 minggu) Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Fitri Yuli Mardiyati; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Ede Surya Darmawan, Jaslis Ilyas, Abdul Khoja, Amila Megraini
Abstrak:
Latar belakang: Kebutuhan dan Ketersediaan Sumber Daya Manusia sangat penting dalam mendukung upaya pelayanan kesehatan di Rumah Sakit. Unit manajemen Sumber Daya Manusia perlu mengatur dan membuat strategi rencana dalam menjalankan fungsi kerjanya. Balanced Scorecard sebagai salah satu metode pengukuran kinerja memiliki aspek yang lengkap karena tidak hanya menilai dari aspek keuangan tapi juga dari non keuangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penilaian kinerja pada unit manajemen Sumber Daya Manusia dengan pendekatan Balanced Scorecard di Rumah Sakit Syariah tahun 2019 dengan studi kasus di RS Sari Asih Sangiang Kota Tangerang.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode campuran kuantitatif dan kualitatif dengan memakai desain potong lintang dan mengambil keseluruhan jumlah sampel sebanyak 62 orang pada unit keperawatan rawat inap di Rumah Sakit Sari Asih Sangiang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian dilakukan sejak bulan September sampai dengan Desember 2019. Data dikumpulkan dengan kuesioner, telaah dokumen dan wawancara mendalam.
Hasil: Berdasarkan hasil uji korelasi dari keempat variabel menunjukkan hubungan pengaruh antara persepsi perawat dalam hal turn over, produktivitas dan pentingnya pengadan diklat/training/pelatihan terhadap kinerja perawat. Penilaian kinerja dengan menggunakan Balanced Scorecard menunjukkan hasil yang belum optimal pada perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal serta pertumbuhan dan pembelajaran
Read More
Metode: Penelitian ini menggunakan metode campuran kuantitatif dan kualitatif dengan memakai desain potong lintang dan mengambil keseluruhan jumlah sampel sebanyak 62 orang pada unit keperawatan rawat inap di Rumah Sakit Sari Asih Sangiang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian dilakukan sejak bulan September sampai dengan Desember 2019. Data dikumpulkan dengan kuesioner, telaah dokumen dan wawancara mendalam.
Hasil: Berdasarkan hasil uji korelasi dari keempat variabel menunjukkan hubungan pengaruh antara persepsi perawat dalam hal turn over, produktivitas dan pentingnya pengadan diklat/training/pelatihan terhadap kinerja perawat. Penilaian kinerja dengan menggunakan Balanced Scorecard menunjukkan hasil yang belum optimal pada perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal serta pertumbuhan dan pembelajaran
B-2126
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Yongky Tamigoes; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Puput Oktamianti, Tuti Nuraini
Abstrak:
Paradigma baru mengenai pelayanan kesehatan mengharuskan rumah sakit memberikan pelayanan berkualitas tinggi yang memenuhi kebutuhan dan keinginan pasien, dengan tetap mematuhi kode etik profesi. Mengingat pesatnya perkembangan teknologi dan persaingan yang semakin ketat , rumah sakit harus terus meningkatkan kualitas pelayanannya. Penelitian ini bertujuan untuk meneyelidiki kualitas layanan kesehtan yang diberikan oleh rumah sakit. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional. Penelitian di RSUD Basemah Kota Pagaralam sejak bulan mei. Teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling, berjumlah 385 sampel. Penelitian dilakukan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan nilai kesenjangan (Gap) antara harapan dengan kenyataan dari seluruh dimensi kualitas pelayanan kesehatan yaitu keadaan fisik sebesar -0,14, keandalan sebesar -0,32, ketanggapan sebesar -0,75, jaminan sebesar -1,04, dan empati sebesar -0,63. Sehingga aspek jaminan sangat perlu diprioritaskan untuk perbaikan dikarenakan nilai gap yang tertinggi dari dimensi lainnya. Kesimpulan Harapan pasien dari layanan kesehatan yang disediakan oleh rumah sakit belum terpenuhi. Hal ini menunjukkan bahwa penyedia layanan kesehatan harus lebih memperhatikan umpan balik dan saran pasien untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang disediakan di rumah sakit.
The new paradigm of health services requires hospitals to provide high-quality services that meet the needs and desires of patients while adhering to a professional code of ethics. Given the rapid development of technology and increasingly fierce competition, hospitals must continue to improve the quality of their services. This study aims to determine the quality of health services provided by the hospital. This research method uses a cross sectional approach. Research at the Basemah Hospital in Pagaralam City since last May. The sampling technique by means of purposive sampling, totaling 385 samples. The research was conducted through interviews using a questionnaire. The results showed the value of the gap (Gap) between expectations and reality from all dimensions of health service quality, namely tangibles of -0.14, reliability of -0.32, responsiveness of -0.75, guarantee of -1.04, and empathy of -0.63. So that the guarantee aspect really needs to be prioritized to be improved because the gap value is the highest from the other dimensions. Conclusion The patient's expectations of the health services provided by the hospital have not met. This shows that health care providers should pay more attention to patient feedback and suggestions to improve the quality of health services provided in hospitals.
Read More
The new paradigm of health services requires hospitals to provide high-quality services that meet the needs and desires of patients while adhering to a professional code of ethics. Given the rapid development of technology and increasingly fierce competition, hospitals must continue to improve the quality of their services. This study aims to determine the quality of health services provided by the hospital. This research method uses a cross sectional approach. Research at the Basemah Hospital in Pagaralam City since last May. The sampling technique by means of purposive sampling, totaling 385 samples. The research was conducted through interviews using a questionnaire. The results showed the value of the gap (Gap) between expectations and reality from all dimensions of health service quality, namely tangibles of -0.14, reliability of -0.32, responsiveness of -0.75, guarantee of -1.04, and empathy of -0.63. So that the guarantee aspect really needs to be prioritized to be improved because the gap value is the highest from the other dimensions. Conclusion The patient's expectations of the health services provided by the hospital have not met. This shows that health care providers should pay more attention to patient feedback and suggestions to improve the quality of health services provided in hospitals.
B-2353
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Fajar Aria Phitra; Pembimbing: Budi Hidayat; Penguji: Pujiyanto, Heri Haerusin
Abstrak:
Latar Belakang. Sumber daya manusia (SDM) merupakan aset paling penting yang harusdimiliki oleh rumah sakit, karena Pertama, produk yang ditawarkan di rumah sakit adalah jasa,yang sangat padat karya, sehingga peranan tenaga sangat besar, Kedua, tenaga adalah salah satuyang pengadaannya tidak bisa seketika dan membutuhkan waktu, sehingga perencanaan tenagaharus dilakukan dengan baik. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di dapatkan bahwa Departemen SDM RS Haji Jakarta belum pernah melakukan perencanaan tenaga denganmenghitung beban kerja nyata dan belum pernah menggunakan metode WISN sebagai alatperhitungan ketenagaan, serta didapatkan juga bahwa petugas sub bagian rekam medikmerangkap beberapa job description, sehingga hal ini menjadi perhatian bagi rumah sakit untukdilakukan penelitian lebih dalam mengenai analisis kebutuhan tenaga di Sub Bagian RekamMedik RS Haji Jakarta. Metode Penelitian merupakan penelitian deskriptif dengan analisa data kuantitatif dan kualitatif.Data primer didapat dari pengamatan dengan menggunakan metode work sampling denganinterval pengamatan setiap waktu 5 menit selama tujuh hari kerja (kuantitatif) dan menggunakanwawancara terstruktur untuk mengcross check hasil penelitian terkait penggunaan waktu setiappola kegiatan staff dan hasil perhitungan jumlah kebutuhan tenaga dengan metode Workload Indicator Staff Need (WISN) kepada pihak terkait yaitu SDM dan Sub Bagian Rekam Medik(kualitatif). Sedangkan, data sekunder didapat dari telaah dokumen terkait uraian tugas setiapkategori SDM, standard operating procedure (SOP), data absensi (cuti, sakit dan ketidakhadiran)dan data pendidikan dan pelatihan untuk mengetahui waktu kerja tersedia.Hasil. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata penggunaan waktu setiap polakegiatan staff untuk lima kategori SDM adalah sebesar 50,39% untuk kegiatan produktiflangsung, sebesar 12,46% untuk kegiatan produktif tidak langsung, sebesar 18,83% untukkegiatan non produktif dan sebesar 18,33% untuk kegiatan pribadi. Berdasarkan hasil perhitungan WISN didapatkan jumlah kebutuhan staff pelaksana sub bagian rekam medik RS Haji Jakarta sebanyak 17 orang, staff pelaksana yang ada saat ini sebesar 23 orang, terjadikelebihan tenaga sebanyak 6 orang tenaga, dengan rasio WISN sebesar 1,35. Perlu diupayakan lebih lanjut mengenai pemindahan dan penempatan kelebihan tenaga pelaksana tersebut sehingga produktifitas staf pelaksana menjadi lebih meningkat.
Kata kunci:Sumber Daya Manusia (SDM), Perencanaan SDM Kesehatan, Work Sampling, WorkloadIndicator Staff Need (WISN).
Read More
Kata kunci:Sumber Daya Manusia (SDM), Perencanaan SDM Kesehatan, Work Sampling, WorkloadIndicator Staff Need (WISN).
S-8057
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Maria Francisca Antonelly Schoggers; Pembimbing: Purnawan Junadi; Penguji: Jaslis Ilyas, Puput Oktamianti, Tri Hesti Widyastoeti Marwotosoeko
Abstrak:
Tesis ini membahas perhitungan kebutuhan SDM kesehatan khususnya dokter spesialis, dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan, perawat gigi, apoteker dan tenaga teknis kefarmasian, bagi RSUD di Kabupaten Kayong Utara tahun 2017- 2022. Penelitian ini merupakan penelitian operasional dan bersifat deskriptif analitik. Peneliti melakukan perhitungan dengan menggunakan analisis beban kerja dengan memproyeksikan data-data yang ada, membuat analisis kesenjangan serta melakukan penyesuaian-penyesuaian berdasarkan kondisi riil di Kabupaten Kayong Utara. Hasil penelitian menyimpulkan masih adanya kekurangan tenaga terutama dokter spesialis, dokter umum, dokter gigi dan apoteker. Saran yang diberikan adalah pengajuan program wajib kerja dokter spesialis, pemberian insentif yang layak, pembekalan bagi tenaga-tenaga di Puskesmas yang akan direkrut ke Rumah Sakit melalui pendidikan dan pelatihan. Kata kunci: analisis, kebutuhan, SDM kesehatan This thesis discusses the calculation of the health human resource requirement especially the specialist doctors, general practitioners, dentists, nurses, midwives, dental nurses, pharmacists and pharmaceutical technicians, for hospitals in North Kayong District 2017-2022. This research is operational research and is analytical descriptive. Researcher do calculations using workload analysis by projecting existing data, making gap analysis and making adjustments based on real conditions in North Kayong District. The results concluded that there are still shortages of personnel, especially specialists, general practitioners, dentists and pharmacists. The advice given is the submission of compulsory programs of specialist doctors, the provision of appropriate incentives, the provision of personnel at the Puskesmas to be recruited to the hospital through education and training. Key words: analysis, requirement, health human resources
Read More
B-1911
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
