Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 6 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Atikah Dwi Kustianingsih; Pembimbing: Tri Krianto; Penguji: Dien Anshari, Sunersi Handayani
Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui stressor, persepsi terhadap stressor, strategi coping yang digunakan untuk menghadapi stressor, dan efek langsung yang dirasakan oleh tenaga kesehatan setelah melakukan coping. Pengambilan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam terhadap 5 orang tenaga kesehatan dan 1 orang Kasatpel Puskesmas. Hasil penelitian menunjukan bahwa stressor tenaga kesehatan selama pandemik COVID-19 berasal dari eksternal yaitu kekurangan SDM, kesulitan mencapai target SPM, berkaitan dengan pasien, penggunaan APD, pembuatan laporan, ketakutan menularkan COVID-19 ke keluarga, dan angka kematian COVID-19 yang tinggi. Sebagian besar menilai stressor tidak menghambat dan mengancam. Sedangkan sisanya menganggap bahwa stressor sebagai tantangan dan mengancam. Kemudian seluruh tenaga kesehatan merasa bahwa mereka mampu dan memiliki sumber yang cukup untuk mengatasi stressor. Sebagian besar menggunakan Emotion focused coping. Hasil jangka pendek yang dirasakan oleh informan setelah melakukan coping adalah perasaan positif yang menunjukan coping berhasil.
Read More
S-10806
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Irnamia Sugianti; Pembimbing: Rina Artining Anggorodi; Penguji: Yvonne Magdalena Indrawani, Prianto Djatmiko
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang stress dan strategi coping pada tenaga kerja komuter(penglaju) pengguna transportasi busway TransJakarta. Penelitian ini menggunakanmetode kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam kepada 7 tenaga kerjakomuter, 9 orang informan pendukung seperti keluarga, teman dan rekan kerja, 1orang petugas busway dan 1 orang supervisor tiketing busway serta observasi dilokasi penelitian. Hasil penelitian ini didapat Bahwa hampir semua tenaga kerja komuter mengalami stress dalam menjalani aktifitas penglajunya dikarenakan permasalahan manajemen transportasi Busway TransJakarta yang masih buruk dan kemacetan yang dianggap sebagai sumber pembangkit stress (stressor). Disampingitu, adanya perbedaan karakteristik dan persepsi invidu saat berinteraksi dengan stressor yang ada, menyebabkan pula adanya perbedaan pada respon stress dan pemilihan strategi coping yang dilakukan oleh tenaga kerja komuter dalam mengatasi stress mereka.
Kata Kunci : Komuter (penglaju), Busway TransJakarta, Kemacetan, Stress dan Strategi Coping
Read More
S-7636
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dewi Mia Wiyarsih; Pembimbing: Ella Nurlaella Hadi; Penguji: Anwar Hassan, Robiatul Adawiyah
Abstrak: Skripsi ini membahas gambaran stress pada orang tua yang memiliki anak cerebral palsy di YPAC Jakarta dan bagaimana strategi coping dalam menghadapi stressor tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan stres yang terjadi pada orang tua yang memiliki anak cerebral palsy, mengetahui strategi coping yang digunakan oleh orang tua, bagaimana bentuk perilaku coping yang digunakan, dan apa dampak perilaku coping tersebut bagi orang tua. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap 18 orang, 9 informan orang tua, 7 informan guru pendamping, dan 2 informan pengasuh. Hasil penelitian mendapatkan orang tua mengalami gejala stress secara fisik dan psikologis, strategi coping berorientasi pada penyelesaian masalah yang dihadapi (Problem focused coping), sedangkan bentuk perilaku coping yang muncul yaitu Planfull Problem Soving, assistance Seeking, dan suppression of competing activities yang termasuk dalam Problem focused coping dan turning to religion, mental disengangement, positive reinterpretation and growth, acceptance, dan denial yang termasuk dalam Emotion focused coping. Dampak dari perilaku coping yang dilakukan orang tua yaitu Exercised Caution.
Kata kunci : stres, strategi coping, cerebral palsy
Read More
S-9189
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fitroh Nurbayani Habiebah; Pembimbing: Dien Anshari; Penguji: Caroline Endah Wuryaningsih, Ika Malika
Abstrak: tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dan strategi coping pada mahasiswa program sarjana reguler Universitas Indonesia dengan menggunakan desain studi potong lintang. Pengambilan 361 sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan proporsi kuota berdasarkan rumpun keilmuan yang terdapat di Universitas Indonesia. Tingkat Stres diukur menggunakan Perceived Stress Scale (PSS10) dan strategi coping diukur menggunakan Brief-COPE yang dilakukan secara daring. Penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata skor PSS-10 sebesar 20,76 dari skala 5-37 dengan tingkat stres mahasiswa sebagian besar mengalami stres sedang (67,9%), tingkat stres ringan (16,6%), dan tingkat stres berat (15,5%) serta strategi coping yang lebih sering digunakan oleh mahasiswa program sarjana reguler Universitas Indonesia adalah problem-focused coping dengan rata-rata skor berdasarkan subskalanya sebesar 2,7584. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan problem-focused coping (p>0,005) dan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan emotion-focused coping (p<0,001). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka diperlukan pembuatan program intervensi dan edukasi promosi kesehatan mengenai stres dan strategi coping bagi mahasiswa saat pandemi COVID-19.
Read More
S-10805
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Joan Beatrix Merika; Pembimbing: Rita Damayanti; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Evi Martha, Leliana Lianty, Rachmawati Sanusi
Abstrak:

Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan gangguan perkembangan neurologis yang memengaruhi interaksi sosial, komunikasi dan perilaku seseorang. Penyandang ASD di Indonesia saat ini berkisar 2,4 juta.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh strategi coping terhadap kualitas hidup keluarga. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus yang dilakukan di Biro Psikologi BIG, DKJ dengan 4 orang tua yang memiliki anak ASD dan 2 informan kunci yang merupakan tokoh komunitas dan konselor di biro psikologi BIG. Hasil wawancara mendalam menunjukkan tidak semua orang tua memiliki pengetahuan dan penerimaan terhadap kondisi autisme. Sebagian besar keluarga memiliki sumber daya ekonomi yang baik sehingga mampu mengakses layanan terapi dan pendidikan. Sebagian orang tua mendapatkan dukungan keluarga dan komunitas. Seluruh keluarga menggunakan dua strategi coping saat menghadapi situasi sulit. Coping yang berfokus pada masalah terlihat melalui upaya konkrit mencari bantuan profesional dan fokus pada pemecahan masalah seperti konseling, terapi dan menyekolahkan anak di sekolah khusus, sedangkan coping yang berfokus pada emosi terlihat melalui aktivitas berdoa, beribadah, me time atau mencari hiburan. Kualitas hidup keluarga sangat dipengaruhi oleh interaksi antara personal attributes dan stable environment attributes.


Autism Spectrum Disorder (ASD) is a neurodevelopmental disorder that affects a person's social interaction, communication, and behavior. In Indonesia, the prevalence of ASD is estimated at 2.4 million individuals. This study aimed to explore the coping strategies and their impact on the quality of life of families. This qualitative study employed a case study approach conducted at the Psychology Bureau BIG, Jakarta, involving four parents of children with ASD and two key informants (a community leader and a counselor at the Psychology Bureau BIG). In-depth interviews revealed that not all parents knew about the causes of autism; two families had good acceptance of their child's ASD condition, while two others were still in denial. Most families had good economic resources, enabling them to access therapy and education services. Some parents received support from family and community. All families used both problem-focused and emotion-focused coping strategies when facing difficulties. Problem-focused coping was evident in concrete efforts such as seeking professional help and focusing on problem-solving, including counseling, therapy, and enrolling the child in special schools. Meanwhile, emotion-focused coping was observed through activities like praying, worshiping, self-care activities, or seeking entertainment. The interaction between personal attributes and stable environment attributes significantly influenced the family's quality of life.  

 

Read More
T-7213
Depok : FKM UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nadhira Silmi Alifa; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Dadan Erwandi, Kartika Anggun Dimar Setio, Nining Mularsih, Sugiharto Isnadi
Abstrak:
Prevalensi HIV pada ibu rumah tangga di Indonesia terus meningkat. Ibu dengan HIV menghadapi tekanan psikologis dan sosial yang kompleks selama kehamilan dan setelah melahirkan. Penelitian ini bertujuan menggali strategi coping yang digunakan oleh ibu dengan HIV dalam menghadapi stresor internal dan eksternal, merujuk pada Transactional Model of Stress and Coping oleh Lazarus dan Folkman (1984). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan lima informan utama dan sejumlah informan kunci dari keluarga, tenaga kesehatan, serta Dinas Kesehatan dan KPA Provinsi DK Jakarta. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk menelaah pengalaman informan. Hasil menunjukkan bahwa ibu menghadapi stresor seperti stigma internal, ketakutan penularan vertikal, rasa bersalah, tekanan sosial, dan kesulitan ekonomi. Sumber daya coping berkembang seiring proses penerimaan diri dan adanya akses informasi kesehatan. Adapun dukungan pasangan, keluarga, dan lingkungan sosial memiliki peran penting dalam membangun Strategi coping yang digunakan mencakup problem-focused coping (kepatuhan ARV, mencari layanan kesehatan dan bantuan) dan emotion-focused coping (misalnya penerimaan diri, pendekatan religius, afirmasi positif, dan aktivitas rekreasi). Penelitian ini menekankan pentingnya sistem dukungan psikososial dalam meningkatkan kesejahteraan ibu dengan HIV. Adapun hasil dari penelitian ini dapat menjadi dasar pengembangan intervensi dukungan psikososial bagi ibu dengan HIV.

The prevalence of HIV among housewives in Indonesia continues to rise. Mothers living with HIV (MLWH) face complex psychological and social pressures during pregnancy and postpartum. This study aims to explore the coping strategies employed by MLWH in dealing with internal and external stressors, drawing on the Transactional Model of Stress and Coping by Lazarus and Folkman (1984). A qualitative case study approach was used, involving five primary informants and several key informants, including family members, healthcare providers, and representatives from the Jakarta Provincial Health Office and AIDS Commission (KPA). Thematic analysis was applied to examine informants’ experiences. The findings reveal that mothers experience a range of stressors such as internalized stigma, fear of vertical transmission, guilt, social pressure, and economic hardship. Coping resources evolved alongside self-acceptance and access to health information. Support from partners, family, and the social environment plays a crucial role in developing coping, which include both problem-focused coping (e.g., adherence to ARV therapy, seeking healthcare services and assistance) and emotion-focused coping (e.g., self-acceptance, religious approaches, positive affirmation, and recreational activities). This study highlights the importance of psychosocial support systems in enhancing the well-being of MLWH and may inform the development of psychosocial support interventions for MLWH.
Read More
T-7278
Depok : FKM-UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive