Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 34973 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Sherry Anastasya; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Siti Arifah Pudjonarti, Avita A.
Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor dominan yang berhubungan dengan penerapan strategi koping terkait konsumsi rumah tangga selama pandemic COVID-19 di DKI Jakarta tahun 2020. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari penelitian yang berjudul "SituasiKetahanan Pangan Keluarga dan Coping Mechanism dalam Kondisi Pandemi COVID-19 di Wilayah Urban dan Semi Urban Tahun 2020", dengan total sampel sebanyak 247 rumah tangga.Analisis data menggunakan uji McNemar, uji chi-square, dan regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 30,8% rumah tangga tergolong tahan pangan, sedangkan 69,2% rumah tangga tergolong rawan pangan.
Read More
S-10694
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Alma Rizkia Shania Muhamad; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Asih Setiarini, Kaswanto
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor dominan yang berhubungan dengan ketahanan pangan rumah tangga selama pandemi COVID-19 di DKI Jakarta Tahun 2020. Penelitian cross-sectional ini menggunakan data sekunder dari penelitian yang berjudul "Situasi Ketahanan Pangan Keluarga dan Coping Mechanism Dalam Kondisi Pandemi COVID-19 Di Wilayah Urban dan Semi Urban Tahun 2020". Sampel Penelitian ini adalah 258 rumah tangga di DKI Jakarta. Analisis data univariat dan bivariat berupa uji Chi Square dan uji Regresi Logistik Ganda dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS.
Read More
S-10629
Depok : FKM-UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Intan Hidayah; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Diah Mulyawati Utari, Ning Pribadi
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor dominan yang berhubungan dengan ketahanan pangan rumah tangga selama pandemi COVID-19 di Kota Depok Tahun 2020. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross-sectional. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari penelitian yang berjudul Situasi Ketahanan Pangan Keluarga dan Coping Mechanism dalam Kondisi Pandemi COVID-19 di Wilayah Urban dan Semi Urban Tahun 2020. Total sampel pada penelitian ini adalah 259 rumah tangga yang di dalamnya terdapat ibu hamil, ibu menyusui, bayi, atau balita. Data dianalisis menggunakan uji kai kuadrat dan regresi logistik ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan 61,8% rumah tangga di Kota Depok mengalami rawan pangan.
Read More
S-10826
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Choirun Nisa; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Trini Sudiarti, Tria Astika Endah Permatasari
Abstrak: Ketahanan pangan adalah kondisi ketika semua orang dapat mengakses makanan yang aman dan bergizi guna hidup aktif dan sehat. Pandemi COVID-19 mengganggu ketahanan pangan oleh karena dampak buruknya terhadap sosial ekonomi, yang menyebabkan kerawanan pangan. Kondisi rawan pangan berkaitan dengan buruknya kualitas konsumsi pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan ketahanan pangan rumah tangga selama pandemi COVID-19 dan kaitannya terhadap kebiasaan konsumsi siswa SMAN 1 dan SMAN 2 Liwa, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional ini menggunakan data sekunder. Sampel penelitian ini adalah 207 siswa SMA (berusia 14 ? 17 tahun) beserta ibunya. Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan 51,2% rumah tangga mengalami rawan pangan. Hasil analisis statistik menunjukkan pekerjaan ayah sebagai non-PNS (OR = 4,115), pendapatan orang tua per bulan saat pandemi COVID-19 kurang dari Upah Minimum Kabupaten (UMK) (OR = 4,115), pendidikan ayah dan pendidikan ibu kurang dari atau sama dengan tamat SMP (OR = 1,739 dan 1,843) berhubungan signifikan dengan kerawanan pangan rumah tangga. Penelitian ini juga menemukan hubungan yang bermakna antara kerawanan pangan rumah tangga dengan kebiasaan tidak sering mengonsumsi sumber protein hewani (OR = 2,569), susu dan produk olahannya (OR = 7,098), serta fast food (OR = 0,562) pada siswa. Program ketahanan pangan sebaiknya difokuskan kepada sasaran rentan, yakni rumah tangga dengan ayah dan ibu berpendidikan rendah serta memiliki pendapatan di bawah UMK. Rumah tangga rawan pangan direkomendasikan untuk melakukan upaya ternak ayam dan ikan sebagai sumber konsumsi protein hewani. Dinas Ketahanan Pangan dapat bekerja sama dengan Dinas Peternakan untuk mengembangkan industri peternakan sapi perah guna meningkatkan produksi susu.
Food security is a condition when everyone can access safe and nutritious food for an active and healthy life. The COVID-19 pandemic disrupts food security due to its adverse socio-economic impact, which causes food insecurity. Food insecurity is related to poor diet quality. This study aims to determine the factors related to household food security during the COVID-19 pandemic and its relation to the consumption habits among students at SMAN 1 and SMAN 2 Liwa, West Lampung Regency, Lampung Province. This quantitative research with a cross-sectional design uses secondary data. The sample of this study was 207 high school students (aged 14-17 years) and their mothers. Data analysis was univariate and bivariate using the chi-square test. The results showed 51,2% of households experienced food insecurity. The results of statistical analysis showed that the father's occupation as a non-civil servant (OR = 4,115), the parent's monthly income during the COVID-19 pandemic was less than the District Minimum Wage (UMK) (OR = 4,115), father's education and mother's education was less than or equal to junior high school (OR = 1.739 and 1.843) had a significant relationship to household food insecurity. This study also found that household food insecurity was significantly related to the habit of not frequently consuming animal protein sources (OR = 2.569), milk and its processed products (OR = 7.098), and fast food (OR = 0.562) in students. Food security programs should be focused on vulnerable targets, namely households with fathers and mothers with low education and income below the UMK. It is recommended to raise chicken and fish as a source of animal protein consumption for food insecurity households. The Food Security Agency can collaborate with the Animal Husbandry Agency to develop the dairy cows industry to increase milk production.
Read More
S-11073
Depok : FKM-UI, 2022
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Putri Rizka Ameliah; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Siti Arifah Pudjonarti, Evi Fatimah
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pola konsumsi anak usia 3-12 tahun di DKI Jakarta selama pandemi COVID-19 berdasarkan faktor individu dan lingkungan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan desain studi cross sectional yang melibatkan 163 ibu sebagai responden yang dipilih menggunakan teknik snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak mengalami perubahan pola konsumsi yang tidak sehat selama pandemi COVID-19 (50,9%). Berdasarkan hasil analisis statistik ditemukan adanya perbedaan yang signifikan pada konsumsi air antara sebelum dan selama pandemi COVID-19 (p-value = 0,004), dan terdapat perbedaan yang signifikan pada pola konsumsi selama pandemi COVID-19 berdasarkan pendapatan orang tua (p-value = 0,050).
Read More
S-10617
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Citra Yasmina Ananda; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Kusharisupeni Djokosujono, Fajrinayanti
Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pola konsumsi selama pandemi COVID-19 pada kelompok pra lansia dan lansia, serta faktor-faktor yang berhubungan. Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain studi cross sectional yang berlangsung pada bulan Maret sampai dengan Juni 2021. Pengumpulan data dilakukan secara daring dan metode sampling yang digunakan, yaitu snowball sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 152 orang yang berusia ≥46 tahun dan bertempat tinggal di DKI Jakarta. Pengkategorian pola konsumsi selama pandemi COVID-19 dilakukan dengan menggunakan algoritma k-mean. Uji T dependen, uji Wilcoxon, dan uji Chi-Square dilakukan untuk mengetahui perbedaan pola konsumsi sebelum dan selama pandemi, serta perbedaan pola konsumsi berdasarkan variabel independen.
Read More
S-10655
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nandya Angelia Nasania; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Triyanti, Noona Sri K Pooroe Utomo
Abstrak: Anak usia sekolah cenderung kurang mengonsumsi sayur dan buah, padahalperilaku kurang mengonsumsi sayur dan buah dapat meningkatkan risikomengembangkan penyakit kronis di masa depan. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui faktor-faktor yang berhubungan serta faktor yang paling dominanberhubungan dengan konsumsi sayur dan buah pada siswa kelas V di 6 SD Negeriterpilih di DKI Jakarta, yaitu SDN Cipinang Muara 08 Pagi, SDN Pejaten Barat05 Pagi, SDN Menteng 03 Pagi, SDN Kebun Jeruk 02 Pagi, SDN Ciracas 10 Pagidan SDN Semper Timur 07 Pagi. Penelitian ini bersifat kuantitatif menggunakandesain penelitian cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 235 anak. Datadikumpulkan melalui pengisian kuesioner oleh responden (self-registeredquestionnaire). Data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square (bivariat) danregresi logistik ganda (multivariat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanyaterdapat 28,1% responden yang mengonsumsi sayur dan 32,8% responden yangmengonsumsi buah masing-masing minimal satu porsi dalam sehari. Analisisstatistik menunjukkan adanya hubungan bermakna antara kesukaan, keyakinandiri, intensi, contoh teman sebaya, dukungan orang tua, dukungan teman sebaya,kebiasaan makan bersama keluarga, ketersediaan di rumah dan ketersediaan disekolah dan waktu luang dengan konsumsi sayur, serta jenis kelamin, kesukaan,intensi, dukungan orang tua, kebiasaan makan bersama keluarga dan ketersediaandi rumah dengan konsumsi buah. Faktor dominan yang berhubungan dengankonsumsi sayur adalah contoh teman sebaya, sedangkan faktor dominan yangberhubungan dengan konsumsi buah adalah ketersediaan di rumah.Kata kunci:Konsumsi, sayur, buah, anak usia sekolah
School-age children tend to consume less fruit and vegetables, whereas lessconsumption of fruits and vegetables may increase the risk of developing chronicdiseases in the future. This study aims to determine the factors associated withand the most dominant factor associated with the consumption of vegetables andfruit in Fifth Grade Students at Six Selected Public Elementary Schools in DKIJakarta, namely SDN Cipinang Muara 08 Pagi, SDN Pejaten Barat 05 Pagi, SDNMenteng 03 morning, Kebun Jeruk SDN 02 Pagi, SDN 10 Pagi Ciracas and SDNSemper Timur 07 Pagi. This research is a quantitative research with crosssectional design study and a total sample of 235 children. Data were collectedthrough questionnaires by respondents themselves (self-registered questionnaire).Data were analyzed using chi-square test (bivariate) and multiple logisticregression (multivariate). The results showed that there are only 28.1% ofrespondents who eat vegetables and 32.8% of respondents who eat fruit each of atleast one serving a day. Statistical analysis showed a significant relationshipbetween liking, self-confidence, intentions, peer modelling, parent support, peersupport, the habit of eating with the family, home availability and the availabilityin schools and leisure time with vegetables consumption, as well as gender, liking,intentions, parent support, the habit of eating with family and home availabilitywith fruit consumption. The dominant factor associated with the vegetablesconsumption is peer modelling, while the dominant factor associated with the fruitconsumption is home availability.Key words:Consumption, vegetables, fruit, school-age children.
Read More
S-9066
Depok : FKM-UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Shaina Nabila; Pembimbing: Siti Arifah Pudjonarti; Penguji: Nurul Dina Rahmawati, Deksa Presiana
Abstrak: Dengan meningkatnya konsumsi SSBs pada remaja di Indonesia termasuk Jakarta, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan konsumsi SSBs pada remaja di Jakarta. Variabel independen yang diteliti meliputi jenis kelamin, aktivitas fisik, pengetahuan tentang SSBs, screen time, uang saku, frekuensi online food ordering, dan status sosioekonomi serta menentukan faktor dominan dari variabel independen. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan April 2021 dengan jumlah siswa kelas 10 dan 11 SMAN 99 Jakarta sebanyak 206 siswa. Data dikumpulkan dengan responden mengisi kuesioner online secara mandiri. Data dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan analisis chi-square, dan multivariat menggunakan analisis regresi logistik ganda.
Read More
S-10657
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Syifa Nur Hanifah; Pembimbing: Wahyu Kurnia Yusrin Putra; Penguji: Sandra Fikawati, Nidhita Priscillia Muharrani
Abstrak: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan motif pemilihan makanan pada mahasiswa S1 Univeristas Indonesia tahun angkatan 2018 selama pandemi COVID-19. Total responden pada penelitian ini yaitu 305 mahasiswa/I S1 Universitas Indonesia tahun angkatan 2018. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motif utama pemilihan makanan pada mahasiswa S1 Universitas Indonesia tahun angkatan 2018 selama pandemi COVID-19 adalah harga (m = 3,44), suasana hati (m = 3,31), dan daya taraik sensoris (m = 3,14).
Read More
S-10594
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dini Fitriani Nugraha; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Sandra Fikawati, Agus Triwinarto
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan proporsi pola konsumsi selama pandemic COVID-19 pada 165 remaja di DKI Jakarta Tahun 2021 berdasarkan faktor-faktor tersebut dengan menggunakan desain studi cross-sectional serta metode snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja tidak mengalami perubahan pola konsumsi selama pandemi COVID-19 (37,6%). Berdasarkan analisis uji chi-square, ditemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pola konsumsi selama pandemi COVID-19 pada remaja di DKI berdasarkan jenis kelamin (P-value = 0,037) dan pendapatan orang tua (P-value = 0,023).
Read More
S-10619
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive