Ditemukan 32616 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Maydiva Al`caesar Basty Putri Qadr; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Trini Sudiarti, Amilia Sari Ghani
Abstrak:
Literasi pangan dan gizi adalah kemampuan individu dalam memperoleh, memproses,dan memahami informasi pangan dan gizi yang dibutuhkan, sehingga mampu mengambilkeputusan yang tepat. Pada remaja, tanpa tingkat literasi pangan dan gizi yang cukup,dapat terbentuk perilaku makan yang tidak sehat dan berlanjut hingga masa dewasa.Penelitian secara lokal maupun internasional, menunjukan masih rendahnya tingkatliterasi pangan dan gizi pada remaja. Literasi pangan dan gizi dapat dipengaruhi olehbanyak faktor, seperti jenis kelamin, uang saku, tingkat pendidikan ayah dan ibu, peranguru, penggunaan media, dan lainnya. Untuk mengetahui perbedaan proporsi literasipangan dan gizi berdasarkan faktor-faktor tersebut, dilakukan penelitian denganpendekatan kuantitatif pada 218 siswa/i SMK-SMAK Bogor yang menggunakan desainstudi cross-sectional dan metode quota sampling. Hasil penelitian menunjukan mayoritassiswa/i memiliki tingkat literasi pangan dan gizi yang baik (52,8%). Setelah melakukananalisis statistik menggunakan uji chi-square, ditemukan bahwa terdapat perbedaanproporsi yang bermakna pada literasi pangan dan gizi siswa/i berdasarkan jenis kelamin(p-value = 0,046), peran guru (p-value = < 0,001), dan penggunaan media (p-value = <0,001).Kata kunci:Bogor, Faktor-faktor, Literasi gizi, Literasi pangan, Remaja.
Read More
S-10517
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Jusephina; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Fatmah, Marudut
Abstrak:
Literasi gizi adalah tingkatan dimana seseorang memiliki kapasitas untuk menperoleh, memproses, dan memahami informasi dasar seputar gizi. Literasi gizi dapat memengaruhi pembentukan pola makan pada usia remaja dan dewasa muda. Skripsi ini meneliti tingkat literasi gizi pada mahasiswa untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengannya, antara lain jenis kelamin, rumpun ilmu kesehatan dan non kesehatan, dan tingkat uang saku. Desain studi yang digunakan adalah cross sectional kepada 373 mahasiswa sarjana Universitas Indonesia angkatan 2017 dengan menggunakan instrumen kuesioner yang terdiri dari tiga domain literasi fungsional, interaktif, dan kritikal. Data dianalisis dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan 47.2% responden memiliki literasi gizi tidak adekuat. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan bermakna antara rumpun ilmu kesehatan dan non kesehatan dengan tingkat literasi gizi total (p = 0.000, OR = 4.6). Rumpun ilmu kesehatan dan non kesehatan juga berhubungan bermakna dengan literasi gizi fungsional (p = 0.000, OR = 2.9), dengan literasi gizi interaktif (p = 0.002, OR = 2.5), dan dengan literasi gizi kritikal (p = 0.001, OR = 2.7). Kata kunci: Jenis Kelamin, Literasi gizi, Mahasiswa sarjana tahun pertama, Rumpun ilmu kesehatan dan non kesehatan, Uang saku. Nutrition literacy is defined as the degree to which individual has the capacity to obtain, process, and understand about basic nutrition information. Nutrition literacy can affect the formation of different diet in adolescents and young adults. This thesis examines the level of nutrition literacy among first-year undergraduate students to know about the factors associated with it, including gender, clusters of health and non-health science, and allowance. This study used cross-sectional design to 373 first-year undergraduate students in University of Indonesia by using the questionnaire instrument consisting of three domains: functional, interactive, and critical. Data were analyzed by chi-square test. The result showed that 47,2% of respondents had inadequate nutrition literacy. The result of bivariate analysis showed that there is a significant correlation between health science and non health science cluster with the total nutrition literacy rate (p = 0.000, OR = 4.6). Health science and non health science cluster were also significantly associated with the functional nutrition literacy (p = 0.000, OR = 2.9), interactive nutrition literacy (p = 0.002, OR = 2.5), and critical nutrition literacy (p = 0.001, OR = 2.7). Key words: Allowance, First-year undergraduate students, Gender, Health science and non health science cluster, Nutrition Literacy
Read More
S-9748
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Arifa Rachma; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Triyanti, Efi Fatimah
Abstrak:
Kalsium merupakan zat gizi yang berperan penting dalam pertumbuhan khususnya pada remaja. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan proporsi asupan kalsium berdasarkan kebiasaan konsumsi susu, kebiasaan sarapan, konsumsi soft drink, literasi gizi, pengetahuan mengenai kalsium, pendidikan ayah, pendidikan ibu, penghasilan orang tua/wali serta jenis kelamin. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan total sampel 142 siswa SMAN 34 Jakarta selama bulan April 2019. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian kuesioner dan asupan kalsium diukur melalui SQ-FFQ. Data dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan 67.6% siswa memiliki asupan kalsium kurang dengan rata-rata 808.1±454 mg. Analisis bivariat menunjukkan adanya perbedaan proporsi asupan kalsium yang signifikan berdasarkan konsumsi susu (p=0.000, OR=6.05), konsumsi soft drink (p=0.013, OR=0.18), dan literasi gizi kritikal (p=0.049, OR=3.05).
Kata kunci: Asupan Kalsium, Remaja, Literasi Gizi.
Read More
Kata kunci: Asupan Kalsium, Remaja, Literasi Gizi.
S-10076
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Adila Naura Iftinan Sugiharto; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Trini Sudiarti, Trulyana Tantiyani
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan perbedaan proporsi kecenderungan PMM berdasarkan faktor risikonya seperti literasi gizi, self-esteem, citra tubuh, pengaruh social networking sites (SNS), tingkat stres, uang saku, dan jenis kelamin pada siswa-siswi SMAN 5 Malang tahun 2020. Penelitian ini menggunakan desain studi potong lintang dengan 134 responden. Pengambilan data penelitian dilakukan pada bulan Desember 2020 dan didapatkan dari pengisian kuesioner secara daring.
Read More
S-10549
Depok : FKM-UI, 2021
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Mirza Rafiqah Farras; Pembimbing: Trini Sudiarti; Penguji: Sandra Fikawati, Acep Mahmudin
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat literasi gizi remaja dan perbedaan proporsi tingkat literasi gizi remaja berdasarkan karakteristik siswa (jenis kelamin, pendidikan orang tua, dan pendapatan keluarga) dan peran lingkungan (penggunaan media, peran guru, peran keluarga, dan peran teman sebaya) pada siswa di SMAN 71 Jakarta. Literasi gizi dalam penelitian ini terbagi menjadi 3 tingkatan domain, yaitu fungsional, interaktif, dan kritikal. Penelitian ini adalah penelitian kuantitaif dengan desain cross sectional. Pengambilan data dilakukan pada bulan Maret 2021 kepada 167 siswa kelas 10 dan 11 yang terpilih dengan sistem quota sampling. Instrumen yang digunakan adalah modifikasi dari NLit (Nutrition Literacy Assessment Instrument) dan NLAA (Nutrition Literacy Assessment of Adolescent). Data dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan remaja memiliki tingkat literasi gizi yang cenderung rendah. Terdapat perbedaan proporsi yang bermakna antara tingkat literasi gizi fungsional dengan pendidikan orang tua dan terdapat perbedaan proporsi yang bermakna antara tingkat literasi gizi interaktif dan literasi gizi kritikal dengan penggunaan media, peran guru, peran keluarga, dan peran teman sebaya (p-value < 0,05).
Read More
S-10774
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Vania Erika Efitreswari; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Sandra Fikawati, Fitri Nursanti
Abstrak:
Literasi gizi merupakan kapasitas kemampuan seseorang untuk mendapatkan,memproses, dan memahami informasi dasar mengenai gizi serta kemampuan yangdibutuhkan untuk membuat keputusan yang tepat terkait informasi yang didapat.Penelitian terkait literasi gizi sudah mulai banyak dikembangkan untuk meningkatkankualitas pengetahuan gizi yang dimiliki. Namun di Indonesia, penelitian terkait literasigizi masih sangat terbatas, terutama pada remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui gambaran tingkat literasi gizi dan faktor terkait yang mempengaruhinya.Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif pada 231 siswa/i menggunakandesain studi cross-sectional menggunakan data primer dari penelitian Literasi KesehatanMasyarakat di Indonesia yang dilakukan bersama dengan Pusat Kajian Gizi danKesehatan (PKGK) FKM UI. Pengambilan data penelitian dilakukan dengan pengisiankuesioner yang bersifat self-administered. Hasil penelitian menunjukkan tingkat literasigizi pada remaja di Indonesia masih tergolong terbatas dan terdapat perbedaan proporsiyang bermakna antara tingkat literasi gizi fungsional dengan jenis kelamin, tingkatpendidikan orang tua, dan tingkat pendapatan keluarga (p<0.05). Literasi gizi interaktifjuga memiliki perbedaan proporsi yang bermakna dengan jenis kelamin (p<0.05).Kata kunci:Gizi, literasi gizi, remaja, pendidikan orang tua, pendapatan keluarga.
Read More
S-9682
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Elsa Septiani; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Fatmah, Fitri Nursanti
Abstrak:
LITERASI GIZI MERUPAKAN KAPASITAS INDIVIDU UNTUK MENDAPATKAN, MEMPROSES, DAN MEMAHAMI INFORMASI DASAR MENGENAI GIZI YANG DAPAT DIMANFAATKAN UNTUK MENENTUKAN KEPUTUSAN TERKAIT GIZI DAN KESEHATAN YANG SESUAI. PENELITIAN INI AKAN MENGUKUR PERBEDAAN PROPORSI TINGKAT LITERASI GIZI REMAJA BERDASARKAN JENIS KELAMIN, TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA, DAN TINGKAT PENGHASILAN KELUARGA. PENELITIAN INI MENGGUNAKAN PENDEKATAN KUANTITATIF DENGAN DESAIN STUDI CROSS-SECTIONAL (POTONG LINTANG). PENELITIAN INI DILAKUKAN DI SMP NEGERI X DI KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA. PENGUKURAN LITERASI GIZI REMAJA DENGAN MENGGUNAKAN ANGKET YANG TERDIRI ATAS TIGA DOMAIN LITERASI GIZI (FUNGSIONAL, INTERAKTIF, DAN KRITIKAL). PENELITIAN INI DILAKUKAN PADA 228 RESPONDEN.VARIABEL YANG MEMILIKI PERBEDAAN PROPORSI YANG SIGNIFIKAN DENGAN TINGKAT LITERASI GIZI REMAJA FUNGSIONAL ADALAH TINGKAT PENDIDIKAN AYAH (P-VALUE = 0,001) DAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU (P-VALUE = 0,000), SERTA TINGKAT LITERASI GIZI KRITIKAL AKSI DENGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU (P-VALUE = 0,026). KATA KUNCI: LITERASI GIZI, REMAJA, JENIS KELAMIN, TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA, DAN TINGKAT PENGHASILAN KELUARGA.
Read More
S-9827
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nur Zakiyah Fahiroh; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Asih Setiarini, R. Giri Wurjandaru
Abstrak:
ABSTRAK
Skripsi ini meneliti tingkat literasi gizi fungsional, interaktif dan kritikal yang dapat menggambarkan tingkatan kemampuan individu untuk memperoleh, menerima dan membuat keputusan gizi yang sesuai pada ibu siswa sekolah dasar. Faktor-faktor yang duji beda proporsinya adalah usia ibu, tingkat pendidikan, pendapatan keluarga, dan paritas. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Data diambil menggunakan kuesioner dengan metode self administered pada 108 responden yang bersedia berpartisipasi dan tidak mengalami kesulitan membaca dan menulis. Variabel yang memiliki perbedaan proporsi yang signifikan adalah tingkat literasi gizi fungsional dengan usia (p value = 0,012) dan tingkat pendapatan keluarga (p value = 0,02), literasi gizi interaktif dengan usia (p value = 0,024) dan pendidikan (p value = 0,035).
Kata kunci:
Literasi gizi, ibu siswa sekolah dasar, usia, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, paritas.
ABSTRACT
This thesis examines the level of functional, interactive and crticical nutrition literacy that can describe the level of individual ability to obtain, receive, anda make appropriate nutritional decisions on tthe mother of elementary school students. Factors analyzed for different proportions were mother‟s age, education level, family income and parity. This research is a quantitative research with cross-sectional study design. Data were colected using quetionnaires with self administered method on 108 respondents who were willing to participate and had no troubling reading and writing. The variables that have significant difference of the proportion are the functional literacy with age (p value = 0,012), and family income (p value = 0,02), the interactive nutritional literacy with age (p value = 0,024) and education (p value = 0,035).
Keyword:
Nutrition literacy, mother of elementary school students, age, educational level, income level, parity.
Read More
S-9857
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Kagita Kirana Hanifah; Pembimbing: Siti Arifah Pujonarti; Penguji: Trini Sudiarti, Engkus Kusdinar Achmad
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran dan perbedaan proporsi asupan energi berdasarkan faktor risikonya seperti kejadian emotional eating, external eating, dan lainnya pada remaja di SMA Budhi Warman 2 Jakarta tahun 2020. Terdapat 123 responden pada penelitian ini yang merupakan siswa-siswi di SMA Budhi Warman 2 Jakarta kelas X, XI, dan XII. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional. Data penelitian diperoleh dari pengisian kuesioner dan formulir food record 2 x 24 jam secara mandiri yang dilakukan secara daring. Pengambilan data penelitian dilakukan bulan Juli-September 2020.
Read More
S-10540
Depok : FKM-UI, 2021
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Meidy Ayu Larasati; Pembimbing: Diah Mulyawati Utari; Penguji: Siti Arifah Pujonarti, Pardi Supardi
Abstrak:
Sarapan merupakan waktu penting untuk menjaga kecukupan gizi tubuh selamaberaktivitas. Melewatkan sarapan dapat menyebabkan tubuh kekurangan energi danakan mengakibatkan tubuh menjadi lemas, lesu, mengantuk, pusing, kesulitanberkonsentrasi, penurunan prestasi akademik, serta dapat mengganggu tumbuh kembangfisik dan seksual pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran danperbedaan proporsi kebiasaan sarapan dengan faktor-faktor yang memengaruhinya padasiswa/i SMA Budhi Warman 2 Jakarta Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan desainstudi cross sectional dengan jumlah responden 152 siswa yang berasal dari kelas X danXI. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan SQ-FFQ yang diisi secaramandiri oleh responden. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 54,5 % siswa memilikikebiasaan sarapan yang tidak baik. Terdapat perbedaan proporsi yang signifikan padakebiasaan sarapan berdasarkan pengetahuan gizi (p-value=0,032), kebiasaan jajan (p-value=0,007), ketersediaan sarapan (p-value=0,006), pekerjaan ibu (p-value=0,037),dan pengaruh orang tua (p-value=0,037). Peneliti menyarankan untuk diberikannyapromosi dan pendidikan gizi mengenai sarapan agar siswa menyadari pentingnyasarapan.Kata kunci:Kebiasaan sarapan, Ketersediaan Sarapan, Pengetahuan Gizi, Remaja.
Read More
S-10267
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
